Home » Mengenal Ular Pelangi, dari Harga Hingga Efek Gigitannya

Mengenal Ular Pelangi, dari Harga Hingga Efek Gigitannya

oleh tukang konten
Mengenal Ular Pelangi, dari Harga Hingga Efek Gigitannya

Sekarang ini, permintaan hewan liar untuk hewan peliharaan, aksesori, hingga produk konsumsi semakin lama menjadi meningkat. Contohnya seperti reptil ular. Ada berbagai macam jenis reptil ular, salah satunya adalah ular pelangi atau Xenopeltis Unicolor.

Bukan hanya digunakan sebagai hewan peraga kebun binatang. Ular juga digunakan untuk kebutuhan penelitian. Nama ini diberikan karena ular tersebut mempunyai warna tubuh cokelat atau abu-abu dan dihiasi dengan sisik licin serta berkilau.

Sekilas Mengenal Ular Pelangi

Sekilas Mengenal Ular Pelangi
Source: commons.wikimedia.org

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, ular ini mempunyai warna tubuh cokelat dengan campuran abu-abu. Di Jawa Tengah, ular jenis ini lebih sering disebut dengan ular bawang. Hal tersebut disebabkan karena ular ini mengeluarkan aroma bawang saat dipegang.

Menurut Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, ular yang memiliki julukan belut moccasin ini berada di dalam suku Xenopeltidae dan hanya beranggotakan satu marga, yakni Xenopeltis. Ular ini terdiri atas 2 jenis yaitu X. hainanensis yang tersebar di Vietnam dan China.

Jenis lainnya adalah X. unicolor yang tersebar di Cina, India, Myanmar, Thailand, Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Filipina. Di Indonesia sendiri, ular-ular tersebut tersebar di pulau sekitar Jawa, Kalimantan dan Sulawesi.

Secara morfologi, panjang tubuh ular ini lebih dari satu meter serta berbeda dengan jenis yang lain. Bila dilihat secara morfologi, ular ini memiliki panjang tubuh lebih dari 1 meter serta berbeda dengan jenis yang lain.

Ular ini juga mempunyai bentuk serta susunan sisik yang khas di bagian kepala. Hal tersebut disebabkan karena sisik parentalnya dipisahkan oleh sisik interparietal yang besar.

  • Di alam, umumnya ular pelangi hidup di dalam lubang-lubang tanah. 
  • Biasanya, mereka juga bertahan di dataran rendah, hingga di pegunungan. 
  • Ular ini tidak berbahaya dan tidak berbisa, tetapi ketika dipegang, dapat menggetarkan ekor dengan cepat.
  • Mangsa dari ular ini terdiri dari berbagai jenis vertebrata mulai dari kadal, katak, burung, mamalia kecil serta ular jenis lain. 
  • Di daerah Jawa Tengah, umumnya ular ini ditangkap oleh petani serta dijual pada pengumpul ular. Biasanya, pengumpul ular akan menggunakan hewan ini untuk dimanfaatkan empedu, daging dan kulitnya.

Efek Gigitan Ular Pelangi

Efek Gigitan Ular Pelangi
Source: louisianaherps.com

Meskipun ular jenis ini tidak berbahaya, tetapi efek yang ditimbulkan tidak boleh disepelekan begitu saja. secara garis besar. Berikut beberapa efek yang bisa terlihat pada manusia yang pernah digigit ular, antara lain:

1. Keracunan Lokal

Umumnya, kondisi ini menunjukkan efek gigitan ular secara langsung pada tubuh yang terdampak. Biasanya keracunan lokal ini tidak jauh-jauh dari melepuh dan bengkak.

2. Gangguan Pembekuan Darah

Venom ular yang memiliki kandungan enzim prokoagulan bisa mengganggu proses pembekuan darah. Bila kondisi ini tidak sesegera mungkin ditangani, dapat terjadi masalah pendarahan sistemik bukan hanya spontan, tetapi juga dapat mematikan.

3. Hipotensi

Sesudah gigitan ular terjadi, plasma yang berada di pembuluh darah tubuh akan mengakibatkan pendarahan internal serta massif. Pada beberapa kasus, dapat terjadi tekanan darah yang mengalami penurunan secara drastis.

4. Kelumpuhan

Terdapat sejumlah protein di dalam ular yang memiliki sifat neurotoksik atau dapat menyebabkan kelumpuhan saraf. Biasanya terjadi di bagian tubuh atas. Biasanya, pasien yang mempunyai kelumpuhan ini akan meninggal karena kelumpuhan sistem pernapasan.

Namun, untuk kondisi yang tidak parah, biasanya hanya akan merasa mengantuk. Hal ini disebabkan karena sirkulasi udara dan sirkulasi darah yang disebabkan karena kelumpuhan tadi.

Harga Ular Pelangi

Setelah mengenal seperti apa jenis ular ini. Bahkan hingga efek gigitan yang dimilikinya, kurang lengkap rasanya jika tidak membahas harga. Harga dari jenis ular ini sebenarnya cukup beragam.

Untuk baby pelangi dibanderol dengan harga Rp25 ribuan. Namun, ada pula penjual yang menawarkan ular ini dengan harga Rp50 ribuan untuk ukuran baby yang sudah berumur beberapa bulan.

Sedangkan untuk ular yang sudah dewasa, harganya tergantung dari besarnya. Untuk ukuran medium, dibanderol dengan harga Rp150 ribuan. Sedangkan untuk ukuran jumbo, dibanderol dengan harga mulai dari Rp250 ribuan hingga Rp300 ribuan.

Cara Merawat Ular Pelangi

Bila ingin memelihara dan merawat jenis ular ini, berikut langkah yang dapat dilakukan, antara lain:

1. Memastikan Kelembaban Tanah

Memastikan Kelembaban Tanah
Source: floridamuseum.ufl.edu

Ketika ingin memelihara ular ini, hal pertama yang harus diperhatikan adalah memastikan kelembaban tanah yang dijadikan sebagai tempat tinggal. Ular ini biasanya menghuni di area persawahan atau di alam liar.

Jadi kelembaban tanahnya cukup tinggi. Oleh sebab itu, ular ini menghabiskan banyak waktu di dalam tanah. Selain itu, pastikan kelembaban tanahnya dengan menggunakan lumut, atau yang lainnya. Media untuk memelihara ular ini tidak boleh terlalu lembab, tetapi juga tidak boleh terlalu basah kuyup.

2. Perhatikan Sisi Panas Kandang Ular

Perhatikan Sisi Panas Kandang Ular
Source: visionproducts.us

Selain tingkat kelembaban panas, hal lain yang harus diperhatikan adalah sisi panas kandang ular. Sisi panas kandang ular harus ada di suhu 29 hingga 31 derajat celcius.

Bila ingin memelihara, pemasangan bantalan panas bisa dilakukan agar dapat mengatur suhu dengan baik. Cara lain yang bisa dilakukan adalah penggunaan lampu yang tidak memancarkan cahaya. 

Hal ini disebabkan karena ular adalah hewan yang tidak membutuhkan cahaya atau pencahayaan UV terlalu banyak.

3. Makanan Ular Pelangi

Makanan Ular Pelangi
Source: elevation.maplogs.com

Biasanya, ular ini akan menyerang mangsanya dengan cepat. Makanan ular yang harus disediakan bisa seperti tikus, kadal, katak, tikus tanah dan berbagai hewan lainnya.

Memelihara ular pelangi memang bukan menjadi hal mudah. Dengan mengikuti berbagai tips di atas, memelihara ular jenis ini bukan menjadi perkara yang sulit lagi. 

Outbond link

pencahayaan uv – https://m.tribunnews.com/techno/2020/12/27/teknologi-pencahayaan-uv-c-signify-untuk-disinfeksi-virus-dan-bakteri-di-lingkungan-kantor?page=3

venom ular – http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/67702

Anda mungkin juga menyukai

Tinggalkan Komentar