Home ยป Peluang Usaha Ternak Bebek, Cara Memulai, dan Resikonya

Peluang Usaha Ternak Bebek, Cara Memulai, dan Resikonya

oleh tukang konten
Peluang Usaha Ternak Bebek dan Risikonya

Bebek menjadi salah satu hewan ternak yang disukai masyarakat Indonesia karena dapat menghasilkan daging sekaligus telur yang lezat. Tidak heran jika ternak bebek memiliki peluang usaha menjanjikan hingga menarik banyak pemula ingin menjalankan usaha ini.

Meski peluang usaha terbuka lebar, tapi juga harus mempertimbangkan risiko yang mungkin ditimbulkan sehingga bisa dilakukan strategi ternak yang tepat. Oleh karena itu, simaklah informasi lengkap berikut ini sebelum memulai usaha budidaya bebek.

Peluang Usaha Ternak Bebek

Peluang Usaha Ternak Bebek
Source: pethelpful.com

Daging dan telur unggas sering dijadikan bahan baku utama dalam usaha kuliner hingga menarik lebih banyak pecinta kuliner. Telur bebek memiliki ciri khas tersendiri dibanding unggas lain, yakni empuk, juicy,dan tentunya lezat ketika dimasak menjadi berbagai masakan.

Meski harga daging bebek relatif lebih mahal, tapi tidak mengurangi minat pencintanya untuk menikmati kelezatan daging bebek. Mahalnya harga telur bebek dipengaruhi karena proses pengolahan atau memasak yang berbeda dan tidak mudah.

Permintaan telur bebek di warung makan dan restoran terus meningkat karena ciri khas yang dimilikinya. Kondisi inilah yang membuka peluang usaha budidaya bebek menjadi lebih menjanjikan, apalagi di Indonesia.

Risiko Peternakan Bebek

Risiko Peternakan Bebek
Source: sixthtone.com

1. Risiko Kematian

Risiko pertama yang harus diperhatikan oleh peternak bebek pemula adalah kemungkinan bebek yang mati karena berbagai macam faktor, seperti cara merawat kurang tepat, serangan penyakit, musim ekstrem dan faktor lainnya.

Setiap peternak harus memperhitungkan risiko kematian hewan ternaknya, termasuk bebek. Semakin banyak kematian bebek ternak, maka semakin besar kerugian yang dialami jadi lebih baik membeli bebek dalam skala lebih kecil terlebih dulu, sekitar 25-50 ekor bebek.

Bisa memulai usaha ternak bebek dalam jumlah kecil terlebih dahulu untuk melatih kemampuan merawat bebek baru kemudian jumlah bebek bisa diperbanyak.

2. Harga Pakan Mahal

Risiko selanjutnya yang perlu dipertimbangkan sebagai peternak bebek adalah harga pakan yang relatif mahal. Harga pakan bebek yang melambung tinggi tentu bisa mengurangi keuntungan yang bisa didapatkan.

Selain harga pakan, harga jual bebek terkadang juga mengalami perubahan ekstrem, baik naik ataupun turun yang akan mempengaruhi keuntungan usaha ternak. Jika harga pakan yang mahal menjadi kendala dalam memulai bisnis, maka ada cara yang bisa dilakukan.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah membuat pakan sendiri dari bahan yang murah, seperti ampas tempe, tepung bekicot, biji kecipir, ampas tahu, limbah tauge, onggok atau nasi kering.

Bahan murah tersebut bisa menjadi campuran pakan konsentrat yang dijual di pasaran, seperti dedak. Dengan begitu, pengeluaran untuk membeli pakan akan berkurang sehingga keuntungan yang didapatkan bisa lebih banyak.

Cara Ternak Bebek yang Sukses

Cara Ternak Bebek yang Sukses
Source: theresaasjoquist.com

Setelah melihat peluang yang besar dan keuntungan yang bisa didapatkan besar, banyak orang langsung terjun memulai usaha tanpa tahu cara usaha ternak yang benar. Padahal pengetahuan ini adalah pengetahuan dasar yang harus dipahami secara baik.

Berikut beberapa cara ternak bebek supaya sukses:

1. Siapkan Kandang yang Pas

Pastikan bebek budidaya ditempatkan di kandang yang baik, bersih dan lahan sekitar kering. Bukan hanya membutuhkan akses pencahayaan yang baik, kandang bebek idealnya memiliki ukuran 1 meter persegi untuk 2 ekor bebek.

Usaha budidaya bebek dalam skala kecil biasanya dimulai dengan 100 ekor bebek jadi ukuran kandang idealnya adalah 50 meter persegi. Setelah itu, pilih jenis kandang yang tepat, apakah itu kandang litter, kandang panggung atau kandang dengan sistem baterai.

Kandang litter membutuhkan pagar di sekitar area tertutup, kandang panggung berada di atas tanah, dan kandang sistem baterai berupa kandang bertingkat yang biasa digunakan untuk ternak bebek petelur.

2. Memilih Jenis Bebek

Pemilihan jenis bebek akan berpengaruh pada keuntungan yang bisa dihasilkan. Untuk budidaya bebek petelur, ada baiknya memilih bebek yang siap bertelur atau masih kecil yang nantinya bisa dirawat hingga siap bertelur.

Harga beli bebek tergantung pada usia, jenis dan kualitasnya jadi harus menyesuaikan modal yang ada. Untuk harga yang lebih murah bisa didapatkan dari bebek baru menetas atau sekitar berusia 10 hari tapi harus mempelajari cara merawat bebek dari awal.

3. Berikan Pakan Terbaik

Tips selanjutnya yang harus diperhatikan dalam memulai budidaya bebek adalah memberikan pakan terbaik. Nutrisi yang terkandung di dalam pakan akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang bebek itu sendiri jadi pastikan mampu memenuhi kebutuhan nutrisi bebek.

Agar bebek menghasilkan telur yang berkualitas, pemberian pakan harus dilakukan dengan tepat sesuai kebutuhan gizi hewan. Pemberian pakan konsentrat mungkin memberikan nutrisi yang lengkap, tapi jangan lupa untuk mencampurnya dengan bahan alami, seperti sayuran.

4. Rawat Bebek dengan Baik

Cara ternak bebek petelur modern perlu diaplikasikan agar usaha ternak yang dijalankan memberikan hasil memuaskan. Untuk menjalankan usaha budidaya bebek, perlu mengetahui cara perawatan yang tepat agar bebek selalu sehat dan terhindar dari sakit.

Perawatan awal yang wajib dilakukan adalah membuat kandang yang bagus dan membersihkan kandang secara rutin. Apabila ada bebek yang sakit, segera pisahkan dengan yang lain dan cari tahu penyebabnya sehingga bebek tersebut bisa segera diobati.

5. Panen Telur

Langkah terakhir yang perlu diperhatikan adalah melakukan panen telur bebek di usia lebih dari lima sampai tujuh bulan. Setiap bebek mampu menghasilkan telur dengan jumlah yang bervariasi tapi hanya sekitar 30-50 persen bebek yang bertelur di awalnya.

Jumlah telur akan lebih banyak seiring dengan berjalannya waktu sehingga keuntungan yang didapat juga lebih besar.

Untuk memulai usaha ternak bebek, pastikan memahami risikonya dan carilah strategi untuk mengatasi risiko terlebih dahulu. Cara budidaya bebek di atas bisa menjadi langkah awal untuk memulai usaha ternak yang sukses.

Anda mungkin juga menyukai

Tinggalkan Komentar