Home » Soa Layar – Reptil Keturunan Dinosaurus Asli Maluku

Soa Layar – Reptil Keturunan Dinosaurus Asli Maluku

oleh tukang konten
Soa Layar – Reptil Keturunan Dinosaurus Asli Maluku

Soa Layar, binatang dengan nama ilmiah Hydrosaurus Amboinensis ini sering disebut dengan Saigon yang merupakan singkatan dari Sail-fin Dragon. Sebutan tersebut sudah sangat populer di kalangan para penghobi dan menunjukkan bahwa jenis reptil ini lebih identik dengan dinosaurus daripada kadal.

Meskipun termasuk sebagai salah satu jenis kadal, namun reptil ini memiliki kemampuan berlari serta berenang yang sangat cepat. Dengan penampilan yang panjang hingga mencapai 1 meter seperti seekor ular kecil, Saigon dikenal sebagai jenis kadal agamidae terbesar di dunia.

Ciri-Ciri Fisik Soa Layar

Ciri-Ciri Fisik Soa Layar
Source: id.wikipedia.org

Binatang reptil ini merupakan satwa endemik yang bisa ditemukan di wilayah Timur Indonesia, seperti di daerah Sulawesi, Maluku, hingga Papua dan pulau-pulau di sekitarnya. Reptil ini merupakan salah satu hewan purba asli Indonesia selain komodo.

Selain dikenal dengan sebutan piccara atau saigon, reptil ini juga dikenal dengan nama soa-soa. Sementara habitat aslinya berada di pepohonan yang dekat dengan aliran sungai ataupun danau di hutan. Adapun ciri-ciri fisik dari kadal air soa-soa adalah seperti berikut:

  • Kepalanya berukuran kecil dengan lubang hidung berbentuk oval yang terletak pada ujung moncongnya yang panjang. Di bagian kepala juga terdapat punuk dalam ukuran yang besar dan kecil.
  • Warna kulitnya gelap dengan nuansa cokelat kehijauan dengan bentuk tubuh silindris dan padat berisi. Sementara di bagian belakang terdapat tulang lanset berukuran besar yang tertutup oleh sisik-sisik kecil.
  • Pada bagian kakinya terdapat 4 tungkai panjang dengan sirip kulit yang berada di bagian kaki depan maupun belakang.
  • Ukuran panjang ekornya adalah dua kali lipat panjang tubuhnya dengan bagian pangkal ekor yang tebal, bulat dan pipih di bagian ujungnya. Bentuk ekor tersebut akan memudahkan reptil untuk berenang ke arah tertentu.
  • Perbedaan antara soa-soa jantan dan betina bisa dilihat dari bentuk ekornya. Jika pada ekor soa-soa jantan terdapat tulang yang timbul seperti layar dengan ukuran besar, pada soa-soa betina ukuran layarnya jauh lebih pendek.
  • Perbedaan fisik soa-soa jantan dan betina juga bisa diamati dari warna kulit soa-soa jantan yang lebih hitam dan ukurannya lebih besar. Sedangkan soa-soa betina warnanya cenderung hijau pucat dengan ukuran tubuh lebih kecil.

Selain ciri-ciri fisik di atas, soa-soa diketahui memiliki usia hidup hingga 15 tahun atau lebih. Dan dalam perkembangbiakannya, soa-soa betina mampu menghasilkan telur sekitar 5-9 butir per tahun. Pada masa kawin, soa-soa jantan akan memperebutkan betina sehingga berperilaku sangat agresif.

Harga Soa Layar

Harga Soa Layar
Source: youtube.com

Soa-soa termasuk hewan yang dilindungi karena populasinya di alam liar semakin berkurang. Oleh karena itu, aktivitas penangkapan yang dilakukan di alam bisa dikenakan sanksi karena dianggap sebagai perbuatan yang melanggar hukum.

Meski begitu, banyak juga kalangan penghobi yang membudidayakan jenis kadal ini dan memperjualbelikannya di pasar satwa maupun platform jual beli online. Untuk harganya sendiri cukup bervariasi tergantung jenis soa-soa yang dijual. Berikut ini adalah daftar harga selengkapnya:

  No.    Jenis Soa-soa  Harga
   1    Soa-soa baby multicolor  Rp478.000
   2    Soa-soa jantan  Rp469.400
   3  Soa-soa betina  Rp350.000
   4    Soa-soa Hight Yellow 75 cm  Rp537.000
   5    Soa-soa dewasa  Rp1.500.000
   6    Soa-soa Juve  Rp325.000
 7      Soa-soa Weberi Juve  Rp150.000
   8    Soa-soa Palopo Juve  Rp350.000
   9    Soa-soa Celebensis  Rp976.000
   10    Soa-soa jantan dewasa  Rp2.200.000
   11    Soa-soa Malino  Rp300.000
   12    Soa-soa Soppeng  Rp300.000
   13    Soa-soa Halmahera  Rp250.000
   14  Soa-soa Weberi Seram Juve  Rp400.000
   15    Soa-soa Kolaka  Rp650.000
   16    Soa-soa Microlophus  Rp830.000

Makanan Soa Layar

Makanan Soa Layar
Source: rimbakita.com

Bagi para penghobi yang ingin memelihara soa-soa, sangat penting untuk mengetahui jenis makanan yang harus diberikan agar kondisi satwa tetap sehat. Karena pada dasarnya soa-soa merupakan binatang liar sehingga perawatannya harus tepat.

Kadal semi aquatik ini biasanya hidup di daerah yang dekat dengan aliran sungai atau rawa-rawa dan seringkali dijumpai di pepohonan. Meski begitu, jenis reptil ini juga sering berada di daratan terutama ketika sedang mencari makan.

Perlu diketahui bahwa soa-soa termasuk jenis binatang pemakan segala atau omnivora. Biasanya, di habitat aslinya memakan berbagai jenis buah-buahan, sayuran, hingga serangga seperti belalang atau jangkrik yang ditemukan di sekitarnya.

Jika reptil ini dipelihara di rumah, maka penghobi perlu menyiapkan beberapa jenis makanan untuk reptil tersebut, di antaranya adalah serangga seperti ulat Hongkong, ulat Jerman, dan jangkrik. Selain itu, untuk buah dan sayurannya bisa berupa sawi, wortel, mangga, dan lainnya.

Bahkan, tidak jarang para penghobi yang memelihara jenis reptil ini juga memberikan pakan berupa bayi tikus. Dengan pemberian pakan yang tepat, maka reptil yang dipelihara akan tetap sehat dan berkembang dengan baik.

Cara Memelihara Soa-Soa

Cara Memelihara Soa-Soa
Source: biggo.id

Memelihara soa-soa memang cukup menarik bagi para penghobi. Agar soa-soa yang dipelihara tetap nyaman dan sehat, maka perlu melakukan beberapa cara perawatan yang benar seperti berikut ini:

1. Menciptakan Lingkungan yang Nyaman

Cara pertama adalah menciptakan lingkungan yang nyaman seperti habitat aslinya. Salah satunya bisa dengan menyediakan ranting atau batang pohon yang akan membuat soa-soa merasa lebih nyaman.

2. Menyediakan Makanan dan Minuman

Cara selanjutnya adalah menyediakan makanan dan minuman reptil untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya sehari-hari. Karena termasuk omnivora, maka jenis makanan yang disediakan bisa berupa serangga, buah-buahan dan sayuran.

3. Melakukan Perawatan dengan Baik

Selain menyediakan lingkungan yang nyaman serta makanan dan minuman yang memadai, kebersihan kandang juga harus selalu diperhatikan. Hal ini sangat penting agar soa-soa tetap sehat dan terhindar dari serangan penyakit.

Dari ulasan di atas dapat disimpulkan bahwa soa layar merupakan reptil semi aquatik dan hewan endemik asli Indonesia. Sekilas reptil ini terlihat seperti dinosaurus dengan kemampuan berenang serta berlari yang sangat cepat. Bagaimana, apakah semakin tertarik untuk memelihara?

Anda mungkin juga menyukai

Tinggalkan Komentar