Home Ā» Pengertian, Ciri, Klasifikasi Hingga Contoh Hewan Avertebrata

Pengertian, Ciri, Klasifikasi Hingga Contoh Hewan Avertebrata

oleh tukang konten
Pengertian, Ciri, Klasifikasi Hingga Contoh Hewan Avertebrata

Ada berbagai macam jenis hewan yang mungkin tidak dapat kita hitung dengan menggunakan jari. Namun, bila dikelompokkan sesuai dengan tulang belakangnya, jenis hewan dibagi dua yaitu vertebrata dan hewan avertebrata.

Avertebrata adalah kelompok hewan yang jenisnya sangat beragam. Bahkan, jumlah spesies yang dimiliki avertebrata ini mencapai 12 juta. Bukan hanya itu, kebanyakan hewan yang berada di bumi merupakan avertebrata.

Pengertian Hewan Avertebrata

Pengertian Hewan Avertebrata
Source: liputan6.com

Sebenarnya apa itu avertebrata? Avertebrata adalah hewan tanpa tulang belakang. Tulang belakang sendiri adalah susunan tulang dari leher sampai ekor.

Di tubuh manusia, tulang belakang merupakan bagian vital karena merupakan penyangga tubuh serta berisi sejumlah saraf penting. Namun, hewan avertebrata adalah jenis hewan yang special, karena mereka dapat bertahan hidup meskipun tidak memiliki tulang belakang.

Selain itu, karena tidak mempunyai tulang belakang, tentu saja avertebrata mempunyai susunan organ, saraf hingga cara berkembangbiak yang berbeda dengan jenis vertebrata.

Ciri Avertebrata

Ciri Avertebrata
Source: detik.com

Seperti pengertian yang dimilikinya, avertebrata memiliki ciri utama tidak mempunyai tulang belakang. Sebenarnya, bukan hanya hal tersebut, avertebrata juga mempunyai sejumlah ciri umum lain, yaitu:

1. Organ Tubuh

Avertebrata mempunyai susunan organ tubuh yang sangat sederhana. Bahkan kerangka yang dimiliki avertebrata berada di luar tubuh atau yang sering disebut dengan skeleton.

2. Saraf

Ciri lain hewan avertebrata adalah memiliki susunan saraf yang berbeda. Saraf avertebrata sangat sederhana karena hewan ini tidak mempunyai sistem saraf.

3. Alat Ereksi

Avertebrata memiliki alat ereksi yang belum diketahui dengan pasti. Apalagi untuk avertebrata tingkat rendah. Kemudian, untuk avertebrata tingkat tinggi, alat ereksi yang mereka miliki juga tidak memusat di satu organ saja.

4. Peredaran Darah

Ciri lain dari avertebrata adalah peredaran darah yang mereka miliki. Darah avertebrata berasal dari jantung kemudian beredar ke jantung lainnya.

5. Perkembangbiakan

Avertebrata berkembangbiak dengan 2 cara yaitu seksual serta aseksual. Perkembangbiakan seksual berarti hewan tersebut berkembangbiak dan melibatkan sel ovum dan sel sperma.

Kemudian, untuk perkembangbiakan aseksual tidak menggunakan 2 sel. Hewan dengan perkembangbiakan aseksual contohnya seperti cacing pipih.

Klasifikasi Hewan Avertebrata

Klasifikasi Hewan Avertebrata
Source: grid.id

Avertebrata diklasifikasikan dalam beberapa filum, antara lain:

1. Echinodermata

Klasifikasi yang pertama adalah Echinodermata. Echinodermata merupakan avertebrata dengan ciri khas kulit berduri. Biasanya, tubuh Echinodermata terdiri berbagai bentuk mulai dari pipih, bulat hingga bentuk yang menyerupai tanaman.

Hewan yang termasuk dalam Echinodermata bergerak dengan menggunakan kaki dan berbentuk tabung. Hewan ini dapat menghisap, dan pencernaannya terdiri dari kerongkongan, mulut, lambung, usus dan anus.

2. Mollusca

Avertebrata yang mempunyai ciri khas bertekstur lunak, mempunyai mantel  dan berlendir masuk dalam klasifikasi Mollusca. Mollusca mempunyai cangkang yang digunakan untuk tempat tinggal.

Cangkang Mollusca terbuat dari zat kapur, sehingga bukan hanya digunakan sebagai tempat tinggal tetapi juga dapat melindungi tubuh mereka. Mollusca dapat hidup di sejumlah wilayah baik di air, darat dan segala cuaca.

3. Arthropoda

Klasifikasi berikutnya adalah arthropoda. Arthropoda mempunyai ciri khas yaitu tubuh beruas-ruas. Selain itu organ dari arthropoda terdiri dari dada, perut dan kepala. Arthropoda mempunyai tubuh simetris bilateral serta pelindung di bagian rangka luar.

Organ tubuh arthropoda ini bisa dikatakan sangat lengkap karena tersusun dari peredaran darah, pernapasan, pencernaan, reproduksi, saraf, hingga alat indera. Arthropoda adalah filum hewan paling besar dibanding dengan yang lain.

Bukan hanya itu, arthropoda adalah hewan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, filum dari arthropoda dikelompokkan lagi menjadi beberapa kelas.

4. Vermes

Terkenal sebagai kelompok hewan cacing-cacingan, vermes mempunyai ciri khas tubuh yang memiliki tekstur lunak dan panjang. Umumnya, vermes tidak mempunyai rangka serta kaki. Tetapi, tubuh cacing ini dapat dibagi menjadi dua yaitu kanan dan kiri.

5. Cnidaria

Cnidaria sebenarnya adalah avertebrata yang hidupnya di air. Umumnya cnidaria hidup di air tawar. Hewan ini mempunyai ciri alat pencernaan yang dimilikinya dari rongga tubuh. Bukan hanya itu, cnidarian juga mempunyai alat sengat sebagai pertahanan diri.

Cnidaria mempunyai 2 jenis tubuh yakni medusa dan polip. Polip mempunyai badan berbentuk layaknya tabung dan hidup dengan menempelkan diri di satu bidang. Beda dengan medusa yang mempunyai bentuk payung. Medusa mempunyai lengan mirip tentakel.

6. Porifera

Hewan dengan pori di permukaan tubuhnya masuk pada klasifikasi porifera. Hewan yang ada di dalam kelompok ini juga sering disebut dengan spons. Layaknya spons, porifera mempunyai permukaan tubuh yang menyerap air.

Air ini kemudian dialirkan dan dikeluarkan dari oskulum. Porifera mempunyai bentuk yang beragam seperti bentuk tabung, vas, mangkuk. Bahkan ada juga yang memiliki bentuk tumbuhan. porifera mempunyai cara berkembangbiak seksual serta aseksual.

Contoh Hewan Avertebrata

Berikut berbagai contoh avertebrata, antara lain:

1. Bulu Babi

Bulu Babi
Source: klikdokter.com

Jika gemar mengkonsumsi makanan seperti sushi, mungkin akan sangat familiar dengan menu urchin dengan warna serta tekstur mirip kuning telur. Sebenarnya, menu tersebut adalah bagian bulu babi yang bisa ditemukan di laut.

Bulu babi mempunyai bagian tubuh keras dan dilindungi dengan duri tajam. Bukan hanya duri tajam tetapi duri tersebut juga mempunyai racun yang bisa membuat luka menjadi bengkak dan infeksi. Bulu babi juga termasuk avertebrata yang mungkin bisa dengan mudah ditemukan.

2. Kalajengking

Kalajengking
Source: fimela.com

Hewan yang sering diwaspadai karena memiliki racun adalah kalajengking. Avertebrata satu ini memiliki kaki 8 serta berkembang biak dengan melahirkan. Avertebrata ini mempunyai rangka yang berada di luar tubuh serta tersegmentasi dengan ruas bersendi.

3. Cacing Laut

Cacing Laut
Source: aliexpress.com

Hewan avertebrata yang lainnya adalah cacing laut. Cacing laut bisa dengan mudah kita temukan di laut. Avertebrata satu ini mempunyai jangka hidup kurang lebih 2 tahun, tetapi beberapa spesiesnya hanya dapat hidup selama 45 hari saja.

Cacing laut berbeda dengan hewan lain karena memiliki warna cantik mulai dari hijau, merah, biru hingga cokelat. Warna-warna cantik dari cacing laut ini disebabkan oleh pigmen zat warn dari hewan ini.

Cacing laut merupakan avertebrata yang termasuk dalam filum annelida. Avertebrata memiliki tubuh berongga dengan bulu halus yang dapat membantunya bergerak.

4. Cacing Tanah

Cacing Tanah
Source: liputan6.com

Ketika membicarakan avertebrata, cacing tanah mungkin akan langsung masuk ke dalam golongan tersebut. Wujud cacing tanah memang dapat membuat banyak orang takut, tetapi hewan ini penting bagi kesuburan tanah.

Cacing tanah sangat sensitif pada cahaya dan dapat mengalami kelumpuhan saat terpapar matahari langsung. Dari pergerakannya di bawah, cacing tanah dapat membuat saluran untuk air dan udara, sehingga membuat tanah jauh lebih subur.

5. Anemone Laut

Anemone Laut
Source: grid.id

Identic dengan ikan badut, anemone laut juga termasuk avertebrata.  Anemone laut bisa hidup sangat lama, serta bisa mengkloning diri mereka. Mereka juga tidak menua serta mempunyai racun yang menjadi bentuk perlindungannya.

Walaupun anemone laut terlihat begitu cantik, tetapi hewan ini bisa menyergap mangsa serta mencari santapan mereka sendiri. Biasanya, makanan utama dari hewan ini adalah plankton kecil dan kemudian bertambah besar.

Anemone bahkan bisa memakan ikan, seekor kepiting, dan ubur-ubur. Anemone laut adalah avertebrata  cnidaria dan sama dengan ubur-ubur.

6. Karang Laut

Karang Laut
Source: biorock-indonesia.com

Ketika melakukan aktivitas diving, pasti tidak asing lagi dengan karang laut. Karang laut merupakan hewan yang tumbuh berkelompok. Avertebrata ini juga mempunyai struktur yang mirip dengan bunga dan disebut dengan polip.

Bukan hanya itu, karang laut juga mempunyai rancangan tubuh sederhana. Makanan akan keluar dan masuk dari lubang tunggal seperti dubur.

7. Ubur-ubur

Ubur-ubur
Source: Mongabay.com

Hewan avertebrata yang lainnya adalah ubur-ubur. Ubur-ubur mempunyai bentuk yang sangat indah. Ketika melihat bentuknya saja, pasti sudah terlihat jika hewan ini merupakan avertebrata. Ubur-ubur bahkan menjadi avertebrata yang sangat tua.

Avertebrata ini telah ada dari 700 tahun lalu. Mempunyai tubuh simetri serta mempunyai jenis bervariasi, ubur-ubur juga memiliki sistem pencernaan yang kurang lengkap. Layaknya di kartun-kartun, hewan ini mempunyai struktur yang menyengat.

Dari berbagai jenis ubur-ubur, jenis yang paling menyengat dan berbisa adalah ubur-ubur kotak. Jenis ini bahkan bisa membunuh manusia dewasa hanya dengan sekali sengatan.

8. Sponge

Sponge
Source: adoptananimalkits.com

Bunga karang atau spons juga merupakan avertebrata. Bunga karang merupakan makhluk hidup yang tidak memiliki tulang belakang berpori seperti spons.

Bukan hanya itu, bunga karang ini mempunyai sistem makan sangat unik, sistem makan yang dimilikinya dari pori kecil yang ada di bagian paling luar kulit. Dari arus laut, bagian paling luar sponge nantinya akan menyaring air serta makanan seperti hewan avertebrata lain.

9. Gurita

Gurita
Source: liputan6.com

Hewan lain yang termasuk avertebrata adalah gurita. Gurita merupakan mollusca yang hidup di dalam laut. Gurita mempunyai tangan yang digunakanĀ  untuk melindungi diri mereka dari serangan predator.

10. Siput

Siput
Source: grid.id

Bergerak dengan lambat, siput ternyata juga merupakan avertebrata. Bisa dikatakan jika avertebrata satu ini cukup unik karena hidup dengan cara membawa cangkang. Cangkang inilah yang digunakan untuk pertahanan diri.

Dari berbagai hewan avertebrata di atas, mungkin Anda pernah mendengar atau berinteraksi dengan salah satunya. Ternyata ada berbagai avertebrata yang mungkin tidak kita sadari. Dengan mempelajari pembahasan di atas, pasti Anda dapat mengenal hewan ini lebih jelas lagi.

Anda mungkin juga menyukai

Tinggalkan Komentar