Home ยป Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Hewan Vivipar dalam Dunia Biologi

Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Hewan Vivipar dalam Dunia Biologi

oleh tukang konten
Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Hewan Vivipar dalam Dunia Biologi

Hewan vivipar berkembang biak dengan cara beranak dan cukup mudah ditemui di kehidupan sehari-hari. Kelompok hewan ini biasanya memiliki ciri utama berbulu. Ada berbagai macam contoh hewan vivipar dan penjelasan mengenai bagaimana mereka memperbanyak populasinya.

Mayoritas hewan vivipar dijumpai pada mamalia atau hewan menyusui. Hewan yang berkembang biak dengan beranak erat dalam kehidupan manusia. Para hewan tersebut juga bermanfaat bagi kehidupan seperti menjadi sumber protein dan sebagainya.

Pengertian Hewan Vivipar

Pengertian Hewan Vivipar
Source: freedomsiana.com

Hewan vivipar adalah binatang yang berkembang biak dengan cara melahirkan atau beranak. Dengan demikian, cara memperbanyak populasi yang dilakukan memang mirip seperti manusia. Namun, masa kehamilannya jauh lebih singkat dibanding kehamilan manusia secara reguler (non-prematur).

Proses kehamilan pada hewan vivipar diawali dengan pembuahan sel kelamin jantan terhadap sel kelamin betina di dalam tubuh induk. Ketika terjadi pembuahan, maka akan terbentuk embrio yang nantinya menjadi individu hewan baru.

Selama kehamilan berlangsung, embrio mendapatkan makanan dari tubuh induk melalui plasenta.

Ciri-Ciri Hewan Vivipar

Ciri-Ciri Hewan Vivipar
Source: sd.prasacademy.com

Adapun hewan vivipar memiliki ciri-ciri umum yang cukup mudah dilihat manusia. Hewan-hewan ini erat dengan kehidupan manusia dan banyak dimanfaatkan di berbagai bidang. Untuk lebih jelasnya, simak beberapa ciri utama dari vivipar berikut ini.

  • Mempunyai puting dan kelenjar susu
  • Memiliki dua daun telinga
  • Hampir seluruh tubuh ditutupi bulu
  • Biasanya mamalia (hewan menyusui)
  • Embrio berkembang di dalam tubuh induk sebelum dilahirkan

Contoh Hewan Vivipar

Hewan yang berkembang biak dengan cara beranak biasanya berupa mamalia, yaitu hewan yang menyusui anaknya. Untuk lebih jelasnya, simak beberapa contoh hewan vivipar berikut ini.

1. Kuda

Kuda
Source: liputan6.com

Hewan yang seringkali diandalkan untuk menunggang ini berkembang biak dengan cara beranak. Proses kehamilan hewan vivipar ini terjadi karena pembuahan sel telur betina oleh sel jantan di dalam tubuh betinanya.

Dibanding hewan vivipar lainnya, kuda memiliki waktu kehamilan paling lama. Bahkan melebihi siklus kehamilan manusia, kuda hamil selama 11-12 bulan. Ketika mengeluarkan anaknya, kuda akan mengunyah plasenta agar anaknya tidak mati karena lemas.

Selain itu, induk kuda juga akan menjilati anaknya sehingga sirkulasi darahnya lancar karena baru saja dilahirkan.

2. Singa

Singa
Source: voa.id

Hewan vivipar satu ini hidup dengan cara berkelompok di habitat aslinya di padang rumput atau semak belukar. Kelompok singa selalu menjaga daerah kekuasaannya agar tidak dirampas hewan lain.

Dibanding jenis lainnya, umur rata-rata singa lebih lama. Bahkan mereka bisa hidup 10-15 tahun sehingga menjadi salah satu alasan penyebutan sang raja hutan. Adapun siklus kehamilan singa sendiri berlangsung kurang lebih tiga bulan atau lebih, yaitu 110 hari.

3. Anjing

Anjing
Source: krjogja.com

Sebagai salah satu binatang dengan tingkat intelegensi tinggi, anjing merupakan hewan vivipar. Hewan yang kerap kali dipelihara manusia ini memiliki siklus kehamilan dalam rentang 50-68 hari. Beberapa jenis anjing seringkali diandalkan sebagai penjaga rumah karena kemampuannya mudah dilatih.

Adapun dalam satu kali kehamilan, hewan ini bisa mengandung sampai tiga ekor anak anjing.

4. Kucing

Kucing
Source: grid.id

Hewan yang seringkali mendapatkan cap menggemaskan ini berkembang biak dengan cara beranak. Waktu kehamilannya kurang lebih 58-67 hari dan bisa mengandung sampai enam ekor anak kucing.

Namun, tidak sedikit pula kucing yang melahirkan satu atau dua ekor anak saja. Ketika hendak melahirkan anaknya, kucing ini akan mencari tempat terpencil, teduh, dan sepi.

5. Kelinci

Kelinci
Source: bola.com

Hewan yang identik dengan telinga panjang ini juga merupakan vivipar. Kelinci juga kerap kali dijadikan peliharaan, bahkan dijadikan hewan ternak. Hewan berbulu dan menggemaskan ini memiliki siklus kehamilan cukup singkat, yaitu 21-30 hari.

Masa kehamilan kelinci sendiri tergantung jenisnya dan sekali melahirkan bisa mencapai 3-12 bayi kelinci.

6. Harimau

Harimau
Source: Wikipedia.com

Contoh selanjutnya adalah harimau yang dikenal masih satu keluarga dengan kucing. Siklus kehamilannya tidak beda jauh dengan singa, yaitu 90-112 hari. Ketika sedang mengandung bayinya, harimau betina akan lebih sensitif.

Tak heran jika harimau jantan biasanya akan menghindar dari betinanya. Namun, harimau jantan akan mengamatinya dari kejauhan.

7. Jerapah

Jerapah
Source: jogjaaja.com

Jerapah menjadi contoh hewan yang berkembangbiak vivipar dengan fisik paling tinggi. Bagaimana tidak, tinggi hewan ini bisa mencapai empat meter lebih. Adapun cara jerapah jantan menarik perhatian betinanya adalah dengan membenturkan kepala dan leher ke sesama jerapah jantan.

Siklus kehamilan jerapah juga termasuk yang paling lama dibanding vivipar lainnya, bahkan mencapai 15 bulan lamanya.

8. Unta

Unta
Source: detik.com

Hewan vivipar satu ini memiliki masa hidup sangat lama dibanding kebanyakan binatang darat lainnya. Dengan masa kehamilan 13-15 bulan, ketika sudah lahir unta bisa hidup 30-50 tahun lamanya.

9. Kera

Kera
Source: betahita.com

Contoh hewan vivipar ini termasuk ke dalam kelompok primata. Cara berkembang biaknya dengan cara melahirkan dengan periode kehamilan bervariasi.

Lamanya proses kehamilan kera tergantung dari spesiesnya. Namun, rata-rata masa kehamilan hewan beranak ini kurang lebih 122-185 hari.

10.  Zebra

Zebra
Source: treehugger.com

Hewan yang identik dengan motif tubuhnya yang belang-belang ini termasuk vivipar. Sayangnya, zebra menjadi salah satu hewan yang sulit memperbanyak populasinya.

Hal ini karena selama satu kali masa persalinan, zebra hanya bisa melahirkan satu anak saja. Terlebih masa kehamilan hewan darat satu ini juga termasuk lama, bahkan mencapai satu tahun.

11. Tikus

Tikus
Source: fimela.com

Hewan satu ini sangat mudah dalam memperbanyak keturunannya. Bahkan dalam satu kali persalinan bisa mengeluarkan sampai puluhan anak.

Hewan yang kerap kali dianggap sebagai hama ini hanya membutuhkan masa kehamilan sangat singkat, yaitu 20-25 hari.

12. Tupai

Tupai
Source: dictio.id

Tupai berkembang biak dengan cara beranak dan memiliki siklus kehamilan cukup lama, yaitu 350 hari. Hewan pemburu serangga ini memiliki ciri khusus pada ekornya sehingga mudah dikenali.

Hewan vivipar satu ini memiliki masa kehamilan tidak sebentar, namun hanya melahirkan 1-2 anak saja.

13. Gajah

Gajah
Source: bbc.com

Hewan bertubuh besar ini juga termasuk vivipar sekaligus herbivora, yaitu hewan pemakan tumbuhan. Habitat asli gajah adalah di gurun, hutan, dan padang rumput.

Bobot gajah bisa mencapai berton-ton dan memiliki ciri khas pada gadingnya. Adapun masa kehamilan gajah sendiri mencapai 18-22 bulan lamanya. Meski siklus kehamilan cukup lama, namun dalam proses persalinan hanya menghasilkan satu bayi gajah saja.

14. Kerbau

Kerbau
Source: liputan6.com

Hewan yang kerap kali diandalkan untuk membajak sawah oleh petani ini juga dikenal sebagai vivipar. Masa kehamilan seekor kerbau betina cukup lama, yaitu 281-334 hari. Ketika melahirkan, kerbau hanya menghasilkan satu ekor anak saja.

15. Sapi

Sapi
Source: bola.com

Contoh yang satu ini sangat erat dengan dunia peternakan oleh manusia. Sapi memperbanyak populasinya dengan cara beranak, yaitu dengan masa kehamilan 7 bulan atau 270 hari lamanya.

Menariknya, masa kehamilan selama 7 bulan tersebut hanya berlaku jika bayi sapi perempuan. Jika ternyata yang dikandung induknya adalah bayi sapi laki-laki, maka masa kandungan bisa mencapai lebih dari 7 bulan.

Beberapa contoh hewan vivipar di atas memang cukup mudah ditemui dalam kehidupan manusia. Bahkan beberapa diantaranya banyak dimanfaatkan sebagai hewan ternak dan sumber protein. Masa kehamilan hewan beranak pun sangat bervariasi, dari yang berbulan-bulan sampai lebih dari satu tahun.

Anda mungkin juga menyukai

Tinggalkan Komentar