Home » 12 Jenis Marmut Hias dan Tips Merawatnya

12 Jenis Marmut Hias dan Tips Merawatnya

oleh tukang konten
12 Jenis Hewan Marmut Hias dan Tips Merawatnya

Marmut hias menjadi salah satu hewan peliharaan yang sangat disukai. Ada berbagai macam jenis marmut yang dapat dipelihara karena mempunyai bentuk unik serta menggemaskan.

Bila melihat marmut di pasaran dengan harga Rp10 ribuan per ekor, itu merupakan jenis marmut lokal yang sering dipelihara. Beda dengan marmut jenis hias yang dibanderol dengan harga hingga Rp1 jutaan per ekor.

Jenis Marmut Hias

Seperti yang disinggung sebelumnya, ada berbagai macam jenis dari marmut hias yang berada di pasaran. Berikut beberapa di antaranya, antara lain:

1. Marmut Amerika

Marmut Amerika
Source: lafeber.com

Jenis yang pertama adalah Marmut Amerika. Marmut Amerika sebenarnya jenisnya hampir sama dengan marmut lokal. Tetapi, hal yang membedakan Marmut Amerika dengan marmut lokal adalah bulunya.

Bulu dari Marmut Amerika jauh lebih panjang serta tubuhnya juga jauh lebih besar. Keunikan lain yang dimiliki Marmut Amerika adalah mempunyai rambut poni yang ditata ke atas seperti bentuk jabrik.

Sayangnya, jika ingin memelihara Marmut Amerika, maka harus merogoh kocek cukup dalam mulai dari Rp200 hingga Rp750 ribuan per ekor.

2. Marmut Abyssinian

Marmut Abyssinian
Source: commons.wikimedia.org

Ketika melihat Marmut Abyssinian, pasti orang yang melihatnya akan mengira jika hewan ini merupakan boneka. Marmut Abyssinian mempunyai bulu yang begitu panjang sehingga menutupi semua bagian tubuhnya.

Bahkan, bagian wajahnya juga tidak terlihat dan tertutup dengan bulu. Dengan keunikan tersebut, Marmut Abyssinian mempunyai banyak penggemar. Marmut Abyssinian juga sering digunakan untuk model membuat boneka marmut.

Untuk memperoleh Marmut Abyssinian yang unik, harga yang dibayarkan cukup mahal, mulai dari Rp1 jutaan per ekor. Meskipun mahal, tetapi Marmut Abyssinian memiliki bentuk sangat cantik.

3. Marmut Peruvian

Marmut Peruvian
Source: zooplus.co.uk

Varian marmut hias yang lainnya adalah Marmut Peruvian. Marmut Peruvian sebenarnya hampir mirip dengan jenis sebelumnya. Namun, salah satu perbedaannya adalah Marmut Peruvian memiliki bulu panjang dan lepek ke arah bawah.

Tidak mengherankan dengan rambutnya yang begitu panjang, saat Marmut Peruvian berjalan bulunya langsung menyentuh tanah. Sayangnya, Marmut Peruvian mempunyai harga yang cukup mahal.

Harga dari Marmut Peruvian bahkan lebih mahal dibandingkan dengan Marmut Abyssinian yakni Rp2 jutaan per ekor.

4. Marmut Silky

Marmut Silky
Source: squeaksandnibbles.com

Jenis marmut yang tidak boleh ketinggalan adalah Marmut Silky. Marmut Silky memiliki karakteristik bulu yang hampir mirip dengan Peruvian.

Tetapi, Marmut Silky memiliki rambut yang terlihat lebih tertata, sehingga di bagian bawahnya terlihat lebih jelas. Bagaimana dengan harga? Untuk masalah harga, Marmut Silky memiliki harga yang tidak berbeda jauh, Rp2 jutaan per ekor.

5. Marmut Texel

Marmut Texel
Source: guineapigsite.com

Bila Marmut Texel diibaratkan seperti manusia, Marmut Texel mempunyai tampilan yang begitu trendy dan modis. Hal ini disebabkan karena Marmut Texel memiliki bentuk bulu keriting. Sehingga, akan memberi tampilan swag modis.

Sayangnya, untuk memperoleh Marmut Texel, harus merogoh kantong yang lebih dalam lagi. Harga per ekor Marmut Texel mencapai Rp3 jutaan. Selain itu, Marmut Texel juga menjadi jenis yang cukup langka serta jangan dibudidayakan.

6. Marmut Alpaca

Marmut Alpaca
Source: freepik.com

Mirip dengan Marmut Texel, Marmut Alpaca mempunyai karakteristik bulu keriting. Tetapi, hal yang membedakannya adalah badan Marmut Alpaca lebih pendek dan bulat.

Bukan hanya itu, Marmut Alpaca juga mempunyai angka harapan hidup yang rendah sehingga jika ingin merawatnya, perawatan harus dilakukan dengan baik. Bila dari segi harga, Marmut Alpaca juga memiliki harga yang mahal. Satu ekor Marmut Alpaca dihargai Rp2 hingga 3 jutaan.

7. Marmut Teddy

Marmut Teddy
Source: freepik.com

Ketika mendengar kata Teddy, pasti akan langsung terlintas di benak beruang teddy yang lucu. Namun, ternyata Teddy juga menjadi salah satu marmut hias. Marmut Teddy memang mempunyai bentuk seperti teddy bear. Harga dari Marmut Teddy ini umumnya Rp2 hingga Rp3 juta.

8. Marmut Coronet

Marmut Coronet
Source: freepik.com

Jenis marmut ini mempunyai tampilan layaknya tupai. Bukan hanya itu, Marmut Coronet juga suka bersembunyi di batu dan pohon. Jadi jika ingin memelihara Marmut Coronet, pastikan mempunyai kandang luas serta beralaskan tanah.

Hal yang menarik dari Marmut Coronet adalah tahan pada suhu dingin. Sedangkan harga Marmut Coronet ini juga cukup mahal. Harganya mencapai Rp4 jutaan.

9. Marmut Abyruvian

Marmut Abyruvian
Source: hobinatang.com

Sebenarnya, Marmut Abyruvian adalah persilangan jenis marmut Abyssinian dengan Peruvian. Sedangkan, bentuk dari Marmut Abyruvian ini sama dengan kedua induknya. Bulu Marmut Abyruvian begitu panjang serta menutup semua tubuhnya.

Sayangnya, untuk memperoleh marmut Abyruvian sangat sulit. Belum banyak orang yang membudidayakan marmut Abyruvian. Dibandingkan dengan jenis marmut yang sebelumnya, marmut Abyruvian memiliki harga cukup terjangkau, harganya mulai Rp1 jutaan.

10. Marmut Sheba

Marmut Sheba
Source: carousell.com

Sebenarnya, Marmut Sheba adalah jenis marmut liar. Tetapi, salah satu hal yang membuat Marmut Sheba ini terlihat unik ialah ekornya yang panjang serta bulunya yang memiliki warna coklat kombinasi hitam.

Bukan hanya itu, bulu dari Marmut Sheba juga terkesan sedikit keriting serta pendek sehingga tampilannya sangat menarik dan unik. Sayangnya, untuk memiliki Marmut Sheba pecinta hewan harus merogoh kantong cukup dalam. Harganya mencapai Rp5 juta.

11. Marmut American Crested

Marmut American Crested
Source: thesprucepets.com

Nama marmut American Crested mungkin hampir sama dengan marmut American. Tetapi, marmut American Crested dengan marmut American memiliki jenis berbeda.

Marmut American Crested mempunyai bentuk tubuh yang gempal. Selain itu, hidung dari Marmut American Crested juga besar dan menyatu dengan moncong bibir yang dimilikinya.

Dengan keunikan tersebut, tidak mengherankan bila harga Marmut American Crested dapat mencapai Rp6 jutaan. Bila dibandingkan dengan marmut lokal, tentu saja harga dari Marmut American Crested ini sangat jauh.

12. Marmut Skinny

Marmut Skinny
Source: 10news.com

Sebetulnya, marmut Skinny adalah marmut liar. Marmut Skinny mempunyai bentuk sangat mirip dengan jenis marmut Sheba. Tetapi, hal yang membedakan keduanya adalah ukuran badannya yang lebih besar dan kelebatan bulu.

Sayangnya, untuk memperoleh marmut Skinny, pecinta hewan harus merogoh kantong yang cukup dalam karena harga dari marmut Skinny mencapai Rp5 jutaan.

Tips Memelihara Marmut Hias

Tips Memelihara Marmut Hias
Source: liputan6.com

Melihat harga marmut hias yang tidak murah, tentu saja perawatannya harus dilakukan dengan hati-hati. Berikut beberapa tips merawat hewan ini, antara lain:

1. Pilih Makanan dengan Tepat

Agar dapat hidup dengan baik, marmut tentu saja harus memperoleh makanan yang bernutrisi. Biasanya, hewan ini menyukai buah dan sayuran. Marmut memerlukan 10 miligram vitamin C setiap kilo berat badan.

Selain makanan, air bersih bebas klorin juga harus disediakan untuk minumannya. Pastikan minuman juga diganti setiap hari. Hindari memberi makan kafein, dan coklat karena bisa menyebabkan kondisi medis serius.

Selain itu, hindari memberikan gula serta makanan yang mengandung lemak tinggi. Sayuran dan buah yang tidak dimakan selama 24 jam juga harus langsung dibuang.

2. Pastikan Memberi Kandang yang Nyaman

Pada dasarnya, marmut merupakan hewan yang bisa menyesuaikan diri dengan baik, asalkan suhu kandang tidak lebih dari 27 derajat celcius. Selain itu, hati-hati pada suhu ruangan yang ekstrim.

Kandang marmut tidak boleh ada di bawah sinar matahari langsung serta di daerah berangin. Kandang marmut harus kokoh dan memiliki banyak ruang untuk bermain. Tempatkan 1 hingga 2 tempat tidur yang dibuat dari kertas.

Bila ingin memelihara lebih dari 1 marmut dalam satu kandang, lebih baik pelihara dari marmut masih kecil. Jika memelihara marmut ketika sudah dewasa, pastikan memisahkan kandangnya.

3. Jaga Kebersihan Marmut

Sebenarnya, marmut hias tidak harus dimandikan terlalu sering. Pemilik dapat membersihkan marmut dengan menggunakan lap basah maupun tissue bayi. Bila diperlukan, sikat bulunya dengan lembut.

Selain itu, kuku-kuku marmut harus dipotong sebulan sekali. Ketika gigi marmut berubah warna menjadi kuning, ini merupakan keadaan yang normal sehingga tidak harus dibersihkan. Bila gigi dan kuku marmut terlalu panjang, konsultasikan dengan dokter hewan.

4. Ketahui Perilaku Marmut Normal

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, perawatan marmut sebenarnya tidak sulit. Bila ingin memelihara, tentu saja perilaku normal marmut menjadi hal yang harus diketahui.

Marmut menyukai rutinitas serta waktu yang sama untuk bermain, istirahat, dan makan setiap hari. Marmut biasanya bersembunyi di benda, tetapi akan keluar ketika orang berada dekat dengan kandang atau tempat bermainnya.

Selain itu, marmut juga sering mengunyah benda agar dapat mempertahankan semua giginya. Saat memelihara marmut, sediakan stik kunyah sehingga marmut bisa sering mengasah giginya.

Cara Merawat Kandang Marmut Hias

Cara Merawat Kandang Marmut Hias
Source: ubuy.co.id

Bukan hanya memberi pakan dengan baik. Hal lain yang tidak boleh dilewatkan adalah menjaga kandang marmut. Pasalnya, kandang marmut berukuran kecil dan tidak sedikit orang yang membersihkannya dengan sembarangan.

Padahal, ada berbagai bagian kandang yang harus diperhatikan ketika dilakukan pembersihan sehingga kandang bisa tetap bersih dengan menyeluruh. Berikut langkah untuk membersihkan kandang marmut, yaitu:

  • Tempatkan marmut di kandang lain ketika dibersihkan.
  • Buang seluruh kotoran, sisa makanan, dan alas tidur dari kandang.
  • Bersihkan seluruh mainan, barang dengan bahan kain serta tempat persembunyiannya dengan menggunakan semprotan anti bakteri khusus hewan. 
  • Pastikan sudah membilas serta menghilangkan sisa pembersih sebelum memasukkan barang ke kandang.
  • Bersihkan bagian dalam kandang dengan menggunakan semprotan anti bakteri ramah hewan. Selain semprotan anti bakteri, menggunakan air serta sabun yang aman bagi hewan juga bisa dilakukan. 
  • Kemudian, letakkan kandang luar untuk mengeringkannya
  • Ganti alas tidur bersih ke kandang. Tempat tidur yang tepat untuk marmut adalah tempat tidur dari serutan kayu atau alas kain yang bisa dicuci ulang.
  • Letakkan lapisan koran di alas tidur kandang marmut. Lapisan koran ini digunakan untuk alas tidur serta tidak boleh diakses oleh marmut untuk menghindari tinta koran tertelan.

Marmut hias memang sangat lucu, tetapi jangan lupa untuk memperhatikan kebersihannya, dan merawatnya dengan baik. Mengingat, hewan kecil yang satu ini memiliki harga yang tidak murah.

Anda mungkin juga menyukai

Tinggalkan Komentar