Home » 6 Jenis Makanan Katak Peliharaan Penuh Nutrisi & Mudah Didapat

6 Jenis Makanan Katak Peliharaan Penuh Nutrisi & Mudah Didapat

oleh tukang konten
Jenis Makanan Katak Peliharaan yang Mudah Didapatkan

Katak adalah salah satu hewan amphibi yang mengonsumsi makanan tertentu untuk keberlangsungan hidupnya. Makanan katak peliharaan cukup bervariasi sehingga bisa diberikan secara berganti-ganti setiap hari.

Jenis katak peliharaan berbeda dengan katak yang biasanya ditemukan di daerah persawahan. Umumnya, ada beberapa jenis rekomendasi makanan yang lebih baik diberikan untuk katak peliharaan supaya hidup sehat.

Jika belum tahu makanan apa yang cocok dikonsumsi oleh katak, maka jangan khawatir karena artikel ini akan memaparkan tentang jenis-jenis makanan untuk katak yang mudah didapatkan.

Karakteristik Katak sebagai Hewan Amphibi

Karakteristik Katak sebagai Hewan Amphibi
Source: news.mongabay.com

Katak adalah hewan amphibi yang dapat hidup di dua alam, yakni di darat dan di air. Saat hidup di air, katak menyantap berbagai macam serangga yang melintas di sekitarnya.

Misalnya, jika di kawasan kota, katak banyak dijumpai berkerumun di bawah cahaya lampu jalan atau taman untuk berburu serangga-serangga.

Namun, jika berada di habitat aslinya, maka katak cenderung memangsa serangga, mamalia kecil, dan juga beberapa jenis hewan reptil.

Jika memutuskan untuk memelihara katak, maka pemberian makan untuknya tidak harus dilakukan setiap hari. Cukup dua atau tiga hari sekali jika katak yang dipelihara berukuran kecil. Adapun jika katak yang dipelihara berukuran besar, maka berikan makan setiap seminggu sekali.

Jenis-Jenis Makanan Katak

Apa makanan katak yang sebaiknya diberikan sehari-hari? Jangan bingung dalam memilih jenis-jenis makanan untuk katak. Berikut adalah makanan yang bisa umumnya dikonsumsi oleh katak: 

1. Ikan Kecil

Ikan Kecil
Source:hot.liputan6.com

Makanan untuk katak yang pertama adalah ikan kecil. Ikan kecil banyak disukai, terutama oleh katak dewasa. Beberapa jenis ikan kecil yang umumnya dimangsa oleh katak yaitu ikan cere, baby fish, dan lain-lain. 

Jika ingin memberikan ikan kecil untuk katak sebagai santapannya, usahakan agar ikan tersebut masih dalam kondisi hidup.

Cara memberikannya yaitu dengan memasukkan ikan ke dalam baskom atau wadah kecil lainnya, lalu biarkan katak mendatangi wadah tersebut dan memangsa ikan kecil yang terdapat di dalamnya.

2. Tikus Putih

Tikus Putih
Source: geumfarm.weebly.com

Makanan kesukaan katak yang selanjutnya adalah tikus putih atau anak tikus. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua jenis katak bisa mengkonsumsi tikus.

Hanya beberapa jenis katak berukuran besar yang senang memangsa tikus kecil atau tikus putih. Misalnya seperti katak Afrika yang gemar berburu tikus untuk mengobati rasa laparnya. Bahkan, katak Afrika disebut-sebut sebagai katak terbesar di dunia. 

Ia memiliki permukaan tubuh yang kasar namun licin. Bahkan, jenis karnivora amphibi ini mampu melompat hingga 12 kaki. Selain katak Afrika, ada pula jenis katak lain yang senang menyantap anak tikus, yakni katak pacman. 

Jika ingin memberikannya sebagai makanan, sebaiknya pastikan terlebih dahulu bahwa tikus putih yang dibawa tersebut bebas dari penyakit berbahaya. Umumnya, tikus putih yang sehat dan tidak berbahaya bisa dibeli di peternak yang khusus membudidayakan tikus.

3. Siput

Siput
Source:bobo.grid.id

Jenis makanan katak yang berikutnya adalah siput atau bekicot. Karakteristik dari siput adalah memiliki cangkang yang digunakan sebagai rumah, tekstur tubuhnya lembek, tidak memiliki tulang belakang, dan bergerak secara lambat.

Siput bisa ditemukan dengan mudah di berbagai lingkungan, mulai dari parit, sawah, gurun, hingga dasar lautan. Meskipun demikian, sebagian besar spesies siput merupakan hewan laut.

Adapun sebagian yang lainnya hidup di air tawar, darat, dan air payau. Jika ingin memberikan bekicot untuk makanan katak, maka tidak harus memberinya bekicot laut. Sebelum memberikan siput pada katak, pastikan untuk membersihkan cangkangnya terlebih dahulu.

4. Jangkrik

Jangkrik
Source: pinhome.id

Makanan untuk katak yang berikutnya adalah jangkrik. Bisa dibilang, jangkrik adalah makanan yang paling umum diberikan kepada katak peliharaan. Hal ini tidak mengherankan, mengingat harga jangkrik relatif murah dan mudah didapatkan.

Habitat jangkrik yaitu berada di lingkungan yang memiliki intensitas cahaya rendah dan bersuhu 20-32°C. Pastinya, serangga yang satu ini mudah ditemukan di mana saja, baik di halaman rumah, di kebun, sawah, hutan, dan lain sebagainya.

Jangkrik mempunyai kandungan protein yang lebih banyak jika dibandingkan dengan daging ayam dan sapi. Menurut penelitian, jangkrik bubuk mengandung setidaknya 65,5% protein. 

Beberapa spesiesnya bahkan mengandung sembilan asam amino esensial yang tentunya sangat baik bagi pertumbuhan katak. Meskipun jangkrik mudah didapatkan, sebaiknya jangan memberikan jangkrik liar untuk santapan kodok. 

Pasalnya, jangkrik liar berpotensi menyalurkan penyakit yang berbahaya bagi kodok. Oleh karena itu, sebaiknya belilah jangkrik di toko pakan hewan atau langsung dari peternak yang sudah terpercaya membudayakan jangkrik.

5. Laba-Laba Kecil

Laba-Laba Kecil
Source: gramedia.com

Jenis makanan katak yang berikutnya adalah laba-laba kecil. Laba-laba tersebar di berbagai belahan dunia dan bisa hidup di beragam jenis ekosistem terestrial. Laba-laba umumnya bisa dijumpai di lokasi yang jarang dijangkau oleh manusia. 

Contohnya seperti di rumah kosong, di genting, di atas pohon, tepi sungai, serasah daun, atau rawa bakau. Jika ingin memberikan laba-laba untuk katak, pastikan memilih yang tidak beracun dan aman bagi kesehatan katak.

6. Pelet

Pelet
Source: rumahmesin.com

Katak peliharaan juga bisa diberi makan pelet. Salah satu jenis katak yang umumnya diberi makan pelet adalah katak hijau bullfrog. Pastinya, memberikan pelet untuk katak tidak sulit dilakukan.

Pasalnya, katak budidaya hanya perlu diberi makan pelet sebanyak dua kali dalam sehari. Tentu saja, pelet tersebut tidak sulit untuk dicari karena peternak katak bisa memberikan pelet yang biasa dikonsumsi oleh lele.

Jika ingin memberi makan pelet untuk kecebong yang umur 13 hari sampai dengan 2 bulan, maka berikanlah pelet dengan ukuran denol. Pastinya, pakan yang satu ini memiliki kandungan vitamin C dan kalsium yang tinggi. Nutrisi ini sangat baik untuk perkembangan tubuh katak.

Jenis Makanan Katak Berdasarkan Usianya

Jenis Makanan Katak Berdasarkan Usianya
Source: pbs.org

Budidaya katak dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Namun, pastikan untuk memberikan makan katak berdasarkan fase hidupnya. Makanan katak budidaya sebaiknya diberikan berdasarkan usianya. Inilah jenis makanan yang bisa diberikan:

1. Katak Berudu (Kecebong)

Katak berudu (kecebong) adalah fase siklus hidup katak yang kedua. Berudu batu mempunyai insang usai menetas selama dua hari dari telur.

Bisa dibilang, hampir seluruh berudu termasuk amphibi, tidak terkecuali berudu katak. Umumnya, jenis makanan kecebong adalah ganggang dan tanaman yang ada di sekitar habitatnya.

Keunikan lain dari kecebong adalah beberapa dari mereka memakan kuning telur miliknya sendiri sebelum menetas dari telur. Kecebong adalah satu-satunya fase hidup katak di mana mereka tidak mengkonsumsi mangsa hidup-hidup. 

Seiring dengan bertambahnya usia, kecebong akan berubah memiliki kaki dan ekor. Perkembangan ini tentu saja terjadi secara bertahap dan mereka akan beralih menjadi karnivora amphibi.

2. Katak Muda (Remaja)

Katak muda atau katak remaja adalah fase hidup katak yang ketiga. Seperti halnya fase kecebong, katak muda memiliki habitat di air dan bernapas memakai insang. Katak remaja umumnya memangsa serangga seperti laba-laba atau jangkrik sebagai makanannya. 

Usai berumur tiga minggu, kulit katak muda akan mulai tumbuh dan menutupi insang. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa katak yang memasuki usia remaja akan berubah menjadi karnivora. 

Seiring dengan metamorfosisnya tersebut, makanan katak akan lebih bervariasi, di antaranya yaitu berbagai jenis serangga kecil. Walaupun ukuran katak remaja masih tergolong kecil, namun serangga yang dimangsanya juga lebih kecil dibanding ukuran tubuhnya.

Bayi jangkrik adalah makanan favorit katak kecil karena dinilai memiliki rasa yang paling lezat dibandingkan lalat atau semut kecil.

3. Katak Dewasa

Fase hidup katak yang berikutnya adalah katak dewasa. Seiring dengan perkembangan fisiknya, katak remaja akan beralih menjadi katak dewasa yang diiringi dengan pergantian selera makannya.

Saat sudah menjadi katak dewasa, umumnya mereka akan memiliki daftar makanan yang disukai. Katak dewasa akan melahap apa saja yang bisa dimasukkan ke mulutnya. Oleh karena itu, tidak heran jika katak sering dijuluki sebagai predator penyergap. 

  • Cara memangsanya yaitu dengan bersembunyi terlebih dahulu dan menunggu mangsanya berjalan di depannya.
  • Selanjutnya, katak dewasa akan menggunakan lidahnya yang panjang untuk menangkap mangsa. Tidak perlu menunggu lama, katak akan memasukkan mangsanya ke mulut.

Panjang lidah katak dewasa cukup bervariasi dan tergantung dengan jenis spesiesnya. Namun, secara umum mereka memiliki lidah yang panjangnya bisa dua kali lipat dari panjang tubuhnya sendiri.

Lalu, apa saja makanan katak dewasa? Beberapa macam makanannya, baik di darat maupun di air yaitu seperti Ikan kecil, ular, kadal, tikus, belatung, siput, cacing, laba-laba, jangkrik, lalat, dan katak kecil.

Seperti yang sudah dibahas di atas, bahwa katak dewasa juga gemar memangsa mamalia kecil. Sebut saja tikus, kadal, bahkan ular. Fakta menarik dari amphibi yang satu ini adalah mereka akan menelan semua bagian tubuh mangsanya.

Meskipun demikian, sebagian spesies katak memiliki gigi yang kecil sehingga mereka tidak akan mampu menelan mangsanya bulat-bulat. Mereka akan menahan makanan tersebut di dalam mulutnya terlebih dahulu untuk menghancurkannya.

Tips Memberi Makanan Untuk Katak Peliharaan

Tips Memberi Makanan Untuk Katak Peliharaan
Source: wikipedia.org

Pada dasarnya, katak budidaya akan memangsa semua makanan yang umumnya dikonsumsi oleh katak liar di habitat aslinya. Jika ingin memberi katak makanan, maka pembudidaya bisa memberikannya makanan berupa jangkrik, cacing, atau pelet yang notabene mudah didapatkan.

Ketiga jenis pakan ini mudah diperoleh karena banyak dijual di toko hewan peliharaan. Mencari makanan seperti reptil, serangga, atau mamalia seperti tikus mungkin mudah dilakukan. Namun, sebaiknya tidak perlu repot-repot melakukan itu.

Intinya, cukup berikan makanan yang mudah didapatkan di toko. Apalagi, beberapa jenis katak juga bisa mengonsumsi buah dan sayuran kecil sehingga tidak akan menguras kantong.

  • Dalam memberikan makanan katak, pastikan untuk memotongnya dalam bentuk kecil agar lebih mudah ditelan. Ingat, karakteristik katak budidaya tidak sama dengan katak liar yang mudah menyantap mangsanya bulat-bulat.
  • Meskipun menyukai sayuran, namun katak tidak suka mengkonsumsinya setiap hari sehingga harus tetap diberikan serangga atau hewan kecil lainnya. 
  • Sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuhnya, sangat disarankan bagi pembudidaya katak untuk memberikan vitamin pada jangkrik agar lebih bergizi.

Apabila hidup di habitat alam liar, katak akan banyak memperoleh banyak sinar UVB dari matahari yang bermanfaat untuk proses metabolisme vitamin dan kalsium.

Kalsium memiliki peran penting untuk menguatkan tulang katak. Oleh karena itu, jika tidak diberikan suplemen, maka hal ini dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan katak.

Jenis makanan katak cukup beragam dan bisa ditemukan dengan mudah. Namun, pemberian makanan ini perlu disesuaikan dengan usianya agar lebih mudah dikonsumsi. Dengan begitu, katak bisa hidup secara sehat tidak berpenyakit.

Anda mungkin juga menyukai

Tinggalkan Komentar