Home » 21 Jenis Hamster yang Cocok Dijadikan Hewan Peliharaan

21 Jenis Hamster yang Cocok Dijadikan Hewan Peliharaan

oleh tukang konten
21 Jenis Hamster yang Cocok Dijadikan Hewan Peliharaan

Ada berbagai macam jenis hamster yang eksis di dunia dan dapat dipelihara. Pasalnya, mayoritas ras hamster terkenal mudah bersahabat dengan manusia. Tidak heran jika spesies hewan pengerat tubuh mungil dan wajah imut ini sangat disukai oleh banyak kalangan pecinta hewan.

Sebagian besar hamster dapat ditemukan di toko hewan dengan harga bervariasi. Namun, minoritas ras hamster sudah sangat sulit dijumpai karena populasinya sangat kecil. Dengan kata lain, ada beberapa hamster jenis tertentu yang masuk dalam kategori terancam punah.

Jenis-Jenis Hamster Paling Populer di Dunia

Tertarik untuk memelihara hamster, tapi masih bingung membedakan ras hamster yang ada? Di bawah ini akan dibahas mengenai ras hamster paling populer di dunia. Beberapa di antaranya bisa dijadikan sebagai referensi untuk dipelihara sebab terkenal jinak dan mudah dirawat.

1. Hamster Rumania

Hamster Rumania
Source: birdguides.com

Mesocricetus Newtoni atau hamster Rumania termasuk dalam genus mesocricetus. Sesuai namanya, hamster jenis berasal dari negara Eropa Timur, tidak lain Rumania dan Bulgaria.

Hamster Rumania termasuk salah satu hewan langka yang terancam punah. Selain itu, hamster jenis ini juga tidak untuk diperjualbelikan, mengingat populasinya sangat sedikit.

Memiliki karakteristik berupa bulu berwarna coklat dan putih, hamster Rumania memang tampak indah dan menggemaskan. Sehingga bisa memukau mata siapa saja yang melihatnya.

2. Hamster Turki

Hamster Turki
Source: wall.alphacoders.com

Perpaduan warna bulu hitam, coklat muda, dan coklat tua pada hamster Turki membuat jenis ini kelihatan sangat indah. Hanya saja, hamster Turki memiliki sifat yang agresif.

Saat ini, hamster Turki berstatus hampir terancam punah dan hanya dapat ditemukan pada toko binatang di Amerika Serikat. Sementara itu, jenis ini tidak dapat ditemukan di benua Eropa.

3. Hamster Hybrid

Hamster Hybrid
Source: hot.liputan6.com

Jenis ini merupakan hasil dari perkawinan silang antara hamster Winter White dan hamster Campbell. Karena bukan ras murni, wajar apabila jumlahnya hamster Hybrid sangat terbatas.

Apalagi, sejak maraknya pecinta hewan yang menentang perkawinan silang hamster karena dianggap dapat mengurangi populasi ras murni. Hal ini membuat Hybrid semakin sulit ditemukan.

Hamster Hybrid memiliki karakteristik berupa bulu berwarna cream pudar dengan kombinasi abu-abu. Karena warnanya yang menarik dan hamster Hybrid terkenal jinak, tidak heran apabila banyak orang yang berminat untuk memelihara jenis hamster ini di rumah.

Harga hamster hybrid sebenarnya cukup terjangkau, yaitu mulai Rp40.000 – Rp65.000. Tergantung pada usia, warna, dan kualita kesehatan dari hamster tersebut sendiri.

4. Hamster Brandt’s

Hamster Brandt’s
Source: keluyuran.net

Populasi hamster Brandt’s semakin berkurang di kawasan atau habitat aslinya, yang tidak lain adalah padang rumput Stepa serta area pegunungan di Timur Tengah dan Eropa Tenggara.

Bahkan, Serikat Konservasi Alam dan Sumber Daya Alam memasukkan hamster jenis Brandt’s dalam daftar hewan langka yang harus dilindungi. Sehingga tidak diizinkan diperjualbelikan.

5. Hamster Campbell

Hamster Campbell
Source: rajapetshop.com

Spesies hamster Campbell memiliki ukuran sangat kecil dan terkenal ramah, sehingga cocok untuk dipelihara oleh pemula. Di samping itu, biaya perawatannya juga sangat terjangkau sehingga tidak akan membuat dompet orang yang memeliharanya menjadi bocor.

Campbell merupakan hewan nokturnal yang terbilang produktif dalam berkembang biak. Namun, fakta yang paling menarik adalah karena jenis hamster Campbell terdiri atas berbagai varian warna.

Berikut adalah ciri-ciri Campbell berdasarkan pada warna:

  • Albino: Seluruh bulu berwarna putih, mata merah, dan telinga pink.
  • Black: Tubuh didominasi warna hitam. Namun, terdapat beberapa faktor yang bisa mengubah warnanya menjadi corral.
  • Argente Black Eye: Area perut warna putih gading, belakang tubuh krim, punggung coklat, daun telinga pink, dan mata hitam.
  • Argente Red Eye: Memiliki perut berwarna putih, telinga merah muda, mata merah, dan garis punggung orange/coklat.
  • Lilac Fawn: Mempunyai ciri khas bulu coklat muda dikombinasikan biru dan abu-abu. Sedangkan bagan garing punggungnya berwarna abu-abu.
  • Opal: Bulu belakang hamster berwarna abu-abu muda, perut putih dengan lapisan abu-abu, sementara telinga warnanya abu-abu gelap.
  • Champagne: Ciri khas varian Campbell satu ini adalah berupa warna krim terang, telinga pink, dan mata berwarna merah.
  • Dove: Campbell Dove memiliki warna abu-abu kecoklatan, telinga pink, dan mata merah. Sekilas, warnanya memang tampak seperti varian Lilac. Hanya saja, Dove cenderung ke l

6. Hamster Winter White

Hamster Winter White
Source: tokopedia.com

Sekilas, bentuk hamster Winter White hampir sama dengan jenis Campbell. Perbedaan paling menonjol terletak pada bentuk kepala dan tekstur bulu antara keduanya. Pasalnya, kepala hamster Winter White terlihat lebih bulat dan permukaan bulu terasa lebih kasar.

Salah satu keunikan dari Winter White yang membuat jenis ini sangat digemari adalah karena warna bulunya dapat berubah warna sesuai dengan pergantian musim. Hal tersebut dipengaruhi perubahan pigmen yang disebabkan faktor genetik dan hormon prolaktin.

Pada musim panas, warna bulu Winter White akan berubah dari grey (abu-abu) ke dark brown (coklat tua). Namun, terkadang juga coklat pudar. Bukan hanya itu, bulu di bagian wajah juga akan berubah warna. Sedangkan warna bulu pada area telinga dan mulut cenderung terlihat terang.

Ciri lain yang membuat Winter White mudah dikenali adalah karena bagian mata dan luar telinganya mempunyai tepian hitam. Selain unik, hamster Winter White juga lebih jinak.

7. Hamster Korea

Hamster Korea
Source: dailymail.co.uk

Tscherskia Triton atau hamster Korea dapat dengan mudah ditemukan pada habitat aslinya, yaitu di Korea dan Tiongkok. Hamster jenis ini memiliki kombinasi warna yang unik dan indah dipandang.

Hamster Korea mempunyai ciri khas berupa corak warna coklat dan hitam yang memberikan kesan seperti belang. Selain itu, ukurannya yang mini juga membuat jenis ini disukai banyak orang.

8. Hamster Roborovski

Hamster Roborovski
Source: hobinatang.com

Roborovski merupakan spesies hamster dengan ukuran paling kecil dan terlincah dibandingkan jenis lainnya. Hamster Roborovski berhabitat di padang pasir Tiongkok dan Mongolia, serta Gurun Gobi.

Dengan bentuk tubuh yang unik karena seperti peluru dan bagian kaki belakang cenderung lebih panjang. Membuat jenis hamster Roborovski sulit dipegang karena bisa melarikan diri secara cepat. Oleh sebab itulah, hamster Roborovski kurang direkomendasikan untuk pemula maupun anak kecil.

Secara umum, Roborovski terdiri dari dua varian, yaitu:

  • Roborovski White Face: Wajah berwarna putih, telinga krim dan coklat, sedangkan area mata hitam gelap.
  • Roborovski Normal: Didominasi warna coklat sedikit hitam, telinga coklat, sementara mata berwarna hitam.

9. Hamster Gansu

Hamster Gansu
Source: delphioages.live

Cansumys Canus atau jenis hamster Gansu berasal dari daratan Tiongkok. Memiliki tubuh didominasi warna putih dengan bagian kepala coklat muda. Hamster Gansu terkenal mudah dirawat. Jenis ini terlihat sangat imut sehingga cocok untuk dipelihara oleh pecinta hewan berukuran mini.

10. Hamster Eropa

Hamster Eropa
Source: wikipedia.org

Cricetus Cricetus (Hamster Eropa) merupakan spesies hamster dari benua Eropa, khususnya area padang rumput di negara Rusia, Elsas, Rumania, dan Belgia. Jenis ini memiliki ukuran lebih besar dibandingkan hamster kerdil atau hamster Suriah.

Ciri fisik paling menonjol dari hamster Eropa adalah karena bagian bulunya didominasi warna coklat. Namun, bagian kakinya hitam. Umumnya, hamster Eropa memiliki masa hidup hingga tiga tahun.

11. Hamster Tiongkok

Hamster Tiongkok
Source: berita.baca.co.id

Cricetulus Griseus atau hamster Tiongkok merupakan spesies hamster yang berasal dari Mongolia dan Tiongkok utara. Hewan ini memiliki panjang mulai 7,5 cm – 9 cm dengan bobot maksimal 75 gr.

Hamster Tiongkok mempunyai beberapa varian warna, seperti putih, coklat, abu-abu, dan hitam. Karena terkenal jinak dan mudah bersahabat dengan manusia, hamster Tiongkok adalah yang paling banyak dipelihara. Untuk masa hidupnya berkisar antara 2-3 tahun.

12.  Hamster Suriah

Hamster Suriah
Source: wartalombok.pikiran-rakyat.com

Jenis hamster Syrian juga dijuluki sebagai hamster Suriah atau Golden hamster karena warna bulunya yang coklat keemasan. Terkenal dengan keindahannya, sayangnya jenis ini sudah mulai jarang ditemukan saat ini karena ras nya memang sudah terancam punah.

Hamster Suriah memiliki ukuran cenderung lebih besar jika dibandingkan hamster pada umumnya. Ukuran Golden Hamster dewasa bisa mencapai hingga 17,5 cm dengan berat tubuh hampir sama dengan sugar glider.

Menariknya, hamster Syrian memiliki periode kehamilan sangat pendek, yakni sekitar 16 hari. Jadi sangat cocok untuk dipelihara oleh pecinta hewan yang ingin membudidayakan ras ini.

13. Hamster Mongolia

Hamster Mongolia
Source: beyondthetreat.com

Spesies hamster Mongolia memang kurang populer sebab termasuk dalam kategori hewan liar yang sulit dijinakkan. Saat ini populasi spesies Mongolia di habitat aslinya, yaitu Mongolia dan Cina cukup banyak. Akan tetapi, bisa terancam punah jika sumber air alami di wilayahnya hilang.

Hamster Mongolia memiliki bulu yang didominasi warna abu-abu muda dengan bagian perut berwarna putih. Meskipun tampak imut, namun nyaris mustahil untuk dijadikan hewan peliharaan.

14.  Hamster Eversmann

Hamster Eversmann
Source: biolib.cz

Jenis hamster Eversmann termasuk dalam keluarga Cricetidae. Namanya diambil dari seorang penjelajah alam asal Rusia, yaitu Eduard Friedrich Eversman. Jenis ini memiliki karakteristik berupa bulu bagian punggung berwarna coklat tua, sedangkan area perutnya warna putih terang.

15.  Hamster Kerdil Tibet

Hamster Kerdil Tibet
Source: pixabay.com

Cricetulus Alticola atau hamster kerdil Tibet tidak hanya ditemukan di kawasan Tibet dan Cina, namun juga Nepal dan India. Khususnya di daerah pegunungan.

Hamster kerdil Tibet memiliki kepala dan leher berwarna tanah dengan area tubuh sedikit lebih gelap. Sementara itu, bagian kaki berwarna putih, dan telinga coklat gelap yang kontras dengan warna tubuhnya. Menariknya, bagian ekornya belang-belang yang membuat jenis ini tampak cantik.

16.  Hamster Kerdil Sokolov

Hamster Kerdil Sokolov
Source: faunadanflora.com

Pada awalnya, jenis ini terdaftar sebagai hamster belang Cina, namun telah terdaftar sebagai spesies terpisah sejak tahun 1988. Hamster Sokolov mempunyai garis gelap di bagian punggung yang menjadi ciri khasnya. Sementara seluruh tubuhnya berwarna abu-abu.

Habitat asli hamster Sokolov adalah semak gurun di Mongolia dan Cina. Nama hamster ini diambil dari seorang ahli zoologi Rusia yang pertama kali menemukannya, yaitu Vladimir E. Sokolov.

17. Hamster Ciscaussian

Hamster Ciscaussian
Source: quora.com

Spesies ini juga kerap disebut hamster Georgia. Saat ini, hamster Ciscaussian hanya bisa ditemukan di wilayah Georgia dan Rusia. Memiliki kombinasi warna yang indah, sayangnya hamster ini tidak bisa didapatkan di toko hewan di Indonesia.

Hamster Cisaussian mempunyai karakteristik warna coklat kekuningan dengan bagian leher berwarna putih krem, sedangkan area bahwa perutnya hitam.

18. Hamster Ekor Panjang

Hamster Ekor Panjang
Source: okdogi.com

Tscherskia Triton atau hamster ekor panjang berasal dari daratan Siberia, Cina, dan Semenanjung Korea. Secara umum, variasi genetik dari spesies hamster ini sangat dipengaruhi oleh perubahan iklim dan aktivitas manusia. Dengan kata lain, karakteristiknya bisa berubah seiring zaman.

19.  Hamster Belang Cina

Hamster Belang Cina
Source: merdeka.com

Spesies hamster belang Cina atau Cricetulus Barabensis juga dikenal sebagai hamster kerdil belang. Jenis ini bisa ditemukan di benua Asia Utara dan Siberia. Hamster belang Cina memiliki panjang tubuh hingga 4,6 inci dan bagian ekor yang lebih pendek dibandingkan hamster jenis lain.

Ciri khas hamster belang cina adalah kuran moncongnya yang pendek, mata lebar, telinga bulat, serta jumbai hitam dan putih. Bagian atas punggungnya berwarna coklat keabu-abuan dengan garis hitam samar di sepanjang tulang belakang, sedangkan bagian bawah berwarna abu-abu.

20.  Hamster Kerdil Abu-abu

Hamster Kerdil Abu-abu
Source: nesabamedia.com

Spesies hamster migran yang mempunyai ciri khas tubuh berwarna abu-abu ini terdapat di wilayah Eropa Timur, Timur Tengah, dan Asia Tengah. Hamster kerdil abu-abu memiliki ukuran tubuh mulai 3,3 – 4,7 Inci.

Badan Konservasi Alam Internasional memasukkan spesies ini dalam kategori terancam punah. Jadi tidak perlu kaget apabila belum pernah melihatnya di toko hewan manapun.

21.  Hamster Degu

Hamster Degu
Source: istockphoto.com

Jenis Degu berasal dari negara Chili. Merujuk pada bahasa lokal, Degu berarti tikus. Di Chili, hamster Degu umum dijadikan sebagai hewan peliharaan karena bentuknya yang mini dan unik.

Tentu banyak yang tidak menyangka jika jenis hamster sangat bervariasi, bukan? Hanya saja, sebagian spesies memang terancam punah sehingga sulit ditemukan di toko hewan dalam negeri.

Anda mungkin juga menyukai

Tinggalkan Komentar