Home » 15 Ikan Sapu Sapu Hias dengan Motif Paling Unik

15 Ikan Sapu Sapu Hias dengan Motif Paling Unik

oleh tukang konten
15 Ikan Sapu Sapu Hias dengan Motif Paling Unik

Ikan sapu sapu hias merupakan salah satu jenis ikan yang banyak dipelihara oleh para penghobi ikan hias. Pasalnya, jenis ikan ini memiliki kemampuan membersihkan akuarium secara alami dengan cara memakan lumut yang ada di sekitarnya.

Perlu diketahui bahwa jenis ikan yang suka berkelana ini rupanya bukan berasal dari Indonesia. Ikan sapu sapu diketahui berasal dari wilayah perairan di Amerika Selatan, salah satunya di aliran sungai Hutan Amazon.

Jenis Ikan Sapu Sapu Hias 

Ikan sapu sapu dikenal dengan julukan Plecostomus yang artinya adalah “mulut terlipat”. Hal ini merujuk pada fungsi mulutnya yang suka memakan lumut. Jenis ikan ini merupakan pemakan segala dan biasa memakan tanaman, alga hingga ikan kecil.

Karakteristik ikan sapu sapu termasuk jenis ikan yang mudah beradaptasi dan bahkan bisa hidup di sungai yang sangat kotor. Dengan kadar oksigen yang dimiliki serta kemampuan bernapas menggunakan kulit, ikan ini mampu bertahan hingga 30 jam di luar air.

Saat ini ikan sapu sapu hias justru banyak dilirik oleh para penggemar ikan hias karena memiliki karakteristik motif yang sangat unik. Tentunya ada banyak jenis ikan sapu sapu yang bisa dipelihara sebagai ikan hias di akuarium. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah 15 jenis di antaranya:

1. Royal Pleco (Panaque nigrolineatus)

Royal Pleco (Panaque nigrolineatus)
Source: predatoryfins.com

Jenis ikan hias ini sangat populer di kalangan penghobi karena memiliki bentuk dan motif yang unik. Warna abu-abu dengan corak garis hitam pada jenis ikan ini terlihat unik, apalagi dengan sirip punggung dan warna matanya yang keemasan.

Ikan sapu sapu ini mampu tumbuh hingga 43 cm. Dengan karakteristiknya yang cenderung lambat, ikan ini mengandalkan mulutnya untuk menempel. Untuk memelihara sebaiknya gunakan akuarium berkapasitas 160 liter, suhu air 22-30 derajat Celcius, dan pH 6,5-7,5.

2. Leopard Pleco (Glyptoperichthys gibbiceps)

Leopard Pleco (Glyptoperichthys gibbiceps)
Source: aquainfo.org

Jenis ikan ini memiliki corak yang sangat unik dan jika dewasa ukurannya bisa mencapai 51 cm. Oleh karena itu, jika ingin memelihara jenis ikan ini harus menyediakan akuarium dalam ukuran besar dengan kapasitas air hingga 480 liter.

Suhu air yang disarankan antara 24-30 derajat Celcius dengan pH 6,5-7,7. Jika dirawat dengan benar, jenis ikan ini bisa hidup sampai 20 tahun. Dengan motifnya yang unik, harga ikan Leopard Pleco terbilang mahal.

3. Leopard Frog Pleco (Peckoltia compta)

Leopard Frog Pleco (Peckoltia compta)
Source: jasonsplecoscichilds.com

Sekilas motif ikan Leopard Frog Pleco mirip dengan Zebra Pleco. Hanya saja pada saat masih usia muda motif ikan ini cenderung bercorak kuning dan ketika dewasa menjadi lebih gelap dan bergaris-garis.

Ukuran panjang ikan sapu sapu asal Brazil ini bisa mencapai 11 cm, tentunya jika dirawat dengan benar. Sementara untuk penempatannya bisa menggunakan akuarium dengan kapasitas 120 liter, suhu air antara 24-28 derajat Celcius serta pH 6,0-7,4.

4. Sunshine Pleco (Scobinancistrus aureatus)

Sunshine Pleco (Scobinancistrus aureatus)
Source: aquaticarts.com

Motif ikan sapu sapu ini sangat unik dan indah karena berwarna kuning keemasan. Dengan corak yang indah dan bersinar tersebut, ikan sapu sapu ini terkenal dengan sebutan Sunshine Pleco. Sementara untuk pertumbuhannya bisa mencapai 30 cm jika dirawat dengan tepat.

Ukuran akuarium yang disarankan untuk memelihara jenis ikan ini adalah yang berkapasitas hingga 480 liter. Sementara suhu air idealnya antara 25-29 derajat Celcius dan pH 5,8-7,4.

5. Magnum Pleco (Baryancistrus specie)

Magnum Pleco (Baryancistrus specie)
Source: en.wikipedia.org

Iikan sapu sapu ini memiliki ukuran yang tidak lebih dari 28 cm dengan corak warna yang sangat cantik. Motif ikan ini memang terlihat unik karena memadukan antara warna hijau lumut pada badannya dan hijau muda pada bagian ujung siripnya.

Untuk perawatan di akuarium, sebaiknya menggunakan akuarium dengan kapasitas air sekitar 300 liter. Selain itu suhu air diusahakan berkisar antara 22-25,5 derajat Celsius dan pH 6,5-7,5.

6. Blue Phantom Pleco (Hemiancistrus specie)

Blue Phantom Pleco (Hemiancistrus specie)
Source: aquaticarts.com

Ikan Blue Phantom termasuk jenis ikan sapu sapu yang memiliki panjang maksimal sekitar 7 inchi dengan motif berbintik yang mirip dengan Green Phantom Pleco. Untuk memelihara jenis ikan ini pastikan suhu air di akuarium sekitar 22-25 derajat Celsius dengan pH 6,0-7,2.

7. Butterfly Pleco (Dekeyseria brachyura)

Butterfly Pleco (Dekeyseria brachyura)
Source: aquadiction.world

Ikan sapu sapu jenis Butterfly berasal dari perairan di wilayah Rio Negro, Basin Amazon. Jenis ikan ini memiliki motif yang sangat unik karena karakteristiknya hampir menyerupai bunglon. Jadi ketika ornamen di akuarium berwarna gelap maka warna ikan pun akan terlihat lebih gelap.

Untuk mendapatkan tampilan ikan yang cantik maka kondisi akuarium harus cerah. Dari segi ukurannya sendiri tidak terlalu besar, maksimal hanya 15 cm. Jenis ikan ini bisa dipelihara di akuarium dengan kapasitas 120 liter, suhu air antara 25-28 derajat Celsius dan pH 5,6-7,0.

8. Albino Sailfin Pleco

Albino Sailfin Pleco
Source: predatoryfins.com

Ikan sapu sapu hias jenis albino memiliki tampilan yang sangat cantik dan unik dengan karakteristik warna cenderung kuning dan agak putih. Jika mencapai usia dewasa, jenis ikan ini bisa memiliki ukuran hingga 50-60 cm sehingga membutuhkan akuarium yang besar.

Sementara suhu air yang dianjurkan adalah antara 22-27 derajat Celsius dengan pH sekitar 5,8-7,5.

9. Zebra Pleco (Hypancistrus zebra)

Zebra Pleco (Hypancistrus zebra)
Source: en.wikipedia.org

Sesuai dengan namanya, ikan sapu sapu jenis ini memiliki motif yang sangat unik menyerupai binatang zebra. Ukuran rata-rata dari ikan Zebra Pleco jika sudah dewasa hanya sekitar 7,5 cm saja. Meksi begitu, harganya terbilang malah karena bisa mencapai Rp 1.500.000.

Dengan ukuran yang tidak terlalu besar, para penghobi bisa menempatkan ikan sapu sapu ini di dalam akuarium dengan kapasitas 120 liter. Sementara untuk suhu air sebaiknya antara 26-30 derajat Celsius dan pH air 6,0-7,5.

10. King Tiger (Hypancistrus)

King Tiger (Hypancistrus)
Source: jasonsplecoscichilds.com

Jenis ikan sapu sapu ini memiliki motif yang sangat unik karena menyerupai harimau dengan belang hitam putih di sekujur tubuhnya. Berbeda dari ikan Zebra Pleco yang termasuk omnivora, jenis ikan ini termasuk karnivora.

Oleh karena itu, sebaiknya di dalam akuarium disediakan makanan hidup seperti udang, kerang dan bloodworms. Untuk ukuran akuarium yang disarankan setidaknya memiliki kapasitas 120 liter, dengan suhu air antara 25-29 derajat Celsius dan pH 5,8-7,4.

11. Green Phantom (Hemiancistrus subviridis)

Green Phantom (Hemiancistrus subviridis)
Source: en.wikipedia.org

Ikan sapu sapu jenis Green Phantom biasa ditemukan di wilayah perairan Rio Orinoco, Venezuela. Untuk panjangnya sendiri bisa mencapai 18 cm dengan motif bintik yang unik dan warna hijau yang cantik.

Dengan ukurannya tersebut, jenis ikan ini bisa dipelihara di akuarium berkapasitas 120 liter dengan suhu air antara 22-25 derajat Celcius dan pH 6,0-7,2.

12. Tiger Peckoltia (Panaque sp)

Tiger Peckoltia (Panaque sp)
Source: aqualog.de

Ukuran dewasa dari jenis ikan sapu sapu ini sekitar 12 cm saja. Karakteristik ikan ini cukup tenang dan bisa berbaur dengan jenis ikan lainnya di akuarium. Untuk ukuran akuarium idealnya yang berkapasitas 60 liter dengan suhu 24–28 derajat celsius dan pH air 6,0-7,0.

13. Snowball Pleco (Hypancistrus inspector)

Snowball Pleco (Hypancistrus inspector)
Source: fishlaboratory.com

Jenis ikan ini termasuk dalam spesies Hypancistrus dan berasal dari wilayah perairan Rio Negro, Venezuela. Ikan ini termasuk jenis predator dan ukuran panjangnya bisa mencapai 16 cm. Motifnya sendiri sangat unik karena dipenuhi dengan bintik putih berukuran besar.

Karena termasuk ikan predator maka sebaiknya tidak mencampurkan ikan ini dengan jenis ikan lainnya di akuarium, terutama jenis ikan yang ukurannya lebih kecil. Adapun ukuran akuarium yang ideal berkapasitas 120 liter dengan suhu antara 22–30 derajat Celsius dan pH 5,8–7,6.

14. Loricariidae (Hypancistrus sp)

Loricariidae (Hypancistrus sp)
Source: en.wikipedia.org

Ikan yang asalnya dari Rio Xingu, Brazil ini memiliki motif yang tidak kalah unik dengan kombinasi warna coklat gelap dan bergaris putih. Pada usia dewasa, jenis ikan ini bisa tumbuh hingga 15 cm.

Sekilas jenis ikan ini memang terlihat mirip dengan ikan sapu sapu King Tiger, hanya saja ukurannya lebih besar. Untuk memelihara jenis ikan ini sebaiknya menggunakan akuarium dengan kapasitas 160 liter dengan suhu antara 26-31 derajat Celsius dan pH air 6,4-7,2.

15. Gold Nugget Pleco (Baryancistrus)

Gold Nugget Pleco (Baryancistrus)
Source: akuariumhias.blogspot.com

Ikan sapu sapu ini berasal dari perairan Sungai Amazon, Amerika Selatan. Motif ikan Gold Nugget Pleco ini sangat unik sehingga banyak dilirik penggemar ikan hias untuk dipelihara. Ikan hias ini juga dikenal dengan sebutan Pleco Emas karena coraknya yang keemasan.

Corak warna pada ikan ini merupakan kombinasi antara warna hitam dan bintik kuning serta dominasi warna kuning cerah di bagian ujung sirip dan ekornya. Untuk panjangnya sendiri bisa mencapai 22,4 cm jika sudah dewasa.

Jika ingin memelihara ikan ini sebaiknya menggunakan akuarium dengan kapasitas 120 liter. Sementara untuk suhu air usahakan antara 25-30 derajat Celsius dengan pH antara 6,5-7,6.

Ikan sapu sapu hias merupakan salah satu jenis ikan yang menarik untuk dipelihara. Selain memiliki motif yang unik, jenis ikan ini juga sangat bermanfaat. Karena bisa membersihkan akuarium secara alami dengan cara memakan lumut yang menempel. Bagaimana, apakah tertarik untuk memelihara?

Anda mungkin juga menyukai

Tinggalkan Komentar