Home ยป Ciri-Ciri, Klasifikasi, Manfaat dan Contoh Hewan Invertebrata yang Wajib Diketahui

Ciri-Ciri, Klasifikasi, Manfaat dan Contoh Hewan Invertebrata yang Wajib Diketahui

oleh tukang konten
Ciri-Ciri, Klasifikasi, Manfaat dan Contoh Hewan Invertebrata yang Wajib Diketahui

Meskipun memiliki cangkang cukup keras, pada kenyataannya siput bukan merupakan hewan bertulang belakang. Bagi yang sedang mempelajari tentang dunia hewan, sebaiknya pahami apa itu hewan invertebrata beserta contohnya.

Pada dasarnya, hewan tanpa tulang belakang pun cukup mudah ditemui di lingkungan sekitar. Agar bisa membedakannya dengan baik, sebaiknya simak ulasan di bawah ini tentang hewan tanpa tulang belakang atau disebut dengan invertebrata.

Ciri-Ciri Hewan Invertebrata

Ciri-Ciri Hewan Invertebrata
Source: tfgmedia.co.za

Adapun yang dimaksud tulang belakang sendiri yaitu ruas-ruas tulang di leher yang membentang sampai ekor. Jenis tulang ini disebut pula sebagai tulang punggung. Hewan tanpa tulang belakang ini berupa organisme multiseluler, yaitu mereka yang tidak memiliki dinding sel.

Untuk lebih jelasnya, simak beberapa ciri dari hewan tidak bertulang belakang berikut ini.

1. Tidak Memiliki Endoskeleton Keras

Hewan invertebrata adalah organisme yang tidak mempunyai tulang endoskeleton keras karena sistem tulang yang tidak terlalu kompleks. Bahkan beberapa hewan tidak bertulang belakang ini berukuran sangat kecil di alam.

2. Beberapa Tinggal di Lingkungan Cukup Keras

Kurangnya sistem saraf dan tulang punggung yang kompleks membuatnya tidak dapat ditemukan di semua kondisi lingkungan. Tidak sedikit invertebrata yang memiliki habitat lingkungan cukup keras.

3. Memiliki Tiga Bagian Tubuh

Sistem tulang invertebrata memang tidak selengkap vertebrata. Hewan tidak bertulang ini memiliki tubuh yang dibagi menjadi tiga bagian, yaitu kepala, dada, dan perut. Respirasi atau pernapasan dilakukan melalui kulit. Beberapa kelompok invertebrata ada juga yang memiliki jaringan tulang keras.

4. Ada yang Hidup Menetap di Lokasi

Kebanyakan kelompok hewan tidak bertulang belakang tersebut memiliki jaringan dan organisasi sel dengan susunan tertentu. Invertebrata dari golongan spons cenderung menetap di suatu lokasi dan ada juga yang motil.

5. Kebanyakan Berbentuk Tidak Simetris

Mengingat susunan tubuhnya yang sederhana, kebanyakan hewan tidak bertulang belakang tidak bisa membuat makanannya sendiri. Hal ini karena organisasi tubuhnya sendiri yang berbentuk simetris.

6. Merupakan Organisme Paling Beragam

Perlu diketahui bahwa invertebrata merupakan organisme yang paling beragam di planet bumi. Bagaimana tidak, kelompok hewan ini mencapai 95% dari jumlah populasi hewan.

Hal ini senada dengan laporan dari Uni Internasional mengenai Konservasi Alam yang dirilis tahun 2009 bahwa lebih dari 1,3 juta invertebrata teridentifikasi. Hewan tidak bertulang belakang ini mencakup 75% dari spesies hewan yang ada di bumi.

Namun, hingga saat ini jumlah aktual invertebrata tidak diketahui, bahkan beberapa sumber memprediksi masih banyak yang belum terungkap.

Sistem Pencernaan Hewan Invertebrata

Sistem Pencernaan Hewan Invertebrata
Source: adoptananimalkits.com

Sistem pencernaan pada animalia kelompok invertebrata cukup beragam sehingga perlu dipahami berdasarkan sistem organnya. Berikut beberapa contohnya pada hewan tidak bertulang belakang.

1. Amoeba Memiliki Pencernaan Indera Sel

Amoeba merupakan kelompok invertebrata sekaligus menjadi hewan terkecil di dunia. Organisme ini memiliki siklus hidup yang terjadi dalam sel-nya sendiri. Termasuk sistem pencernaannya, hal ini disebut sebagai pencernaan indra sel.

Ketika amoeba mendapatkan asupan makanan, maka dirinya akan membentuk kaki semu yang menunjuk ke makanan berikutnya. Makanan yang sudah dikelilingi kaki semu amoeba selanjutnya diarahkan ke protoplasma. Di dalam sel tersebut makanan akan diproses sampai menghasilkan enzim pencernaan.

2. Cacing Tanah Mencerna Makanan dengan Enam Organ

Contoh sistem pencernaan pada hewan invertebrata selanjutnya bisa dilihat dari cacing tanah. Pada dasarnya, hewan dari kelompok vermes ini mengandalkan enam buah organ. Mulai dari mulut, kerongkongan, tembolok, empedal, usus, dan anus.

Ketika menghisap makanan, bagian kerongkongan yang disebut faring akan membesar. Makanan juga akan dibasahi dengan lendir, biasanya asupan tersebut berupa humus yang berasal dari tanah.

3. Serangga Menyimpan Makanan Sementara di Tembolok

Insecta atau serangga juga termasuk golongan invertebrata. Misalnya pada belalang yang mengandalkan tembolok untuk menyimpan asupan makanan sementara. Bagian bawah tembolok terdapat kelenjar ludah yang mengalirkan makanan sampai rongga mulut.

Makanan yang sebelumnya tersimpan akan dimasukkan pada empedal lalu dihancurkan. Kemudian makanan akan dicerna pada lambung yang terdapat enam pasang usus buntu.

Manfaat Hewan Tidak Bertulang Belakang

Manfaat Hewan Tidak Bertulang Belakang
Source: britannica.co

Menariknya, hewan jenis invertebrata memiliki berbagai manfaat bagi kehidupan manusia, berikut diantaranya.

1. Sumber Makanan

Beberapa filum hewan tidak bertulang belakang bisa menjadi sumber makanan lezat dan bergizi bagi manusia. Misalnya kelompok Mollusca yang meliputi remis, cumi-cumi, dan kerang. Crustacea atau kelompok udang-udangan juga menjadi sumber protein yang sudah tidak asing.

2. Bermanfaat Bagi Lingkungan

Pada dasarnya, peran invertebrata bagi lingkungan bisa menciptakan keanekaragaman hayati. Terutama pada skala biosfer yang dikenal lebih luas. Jumlah hewan tidak bertulang sangat banyak terutama di kerajaan hewan.

Invertebrata juga menciptakan simbiosis dengan organisme lain, misalnya melindungi dari organisme lain yang akan menyerang. Contohnya populasi karang, spons, dan anemon laut yang menjadi sarang ikan.

3. Menjadi Daya Tarik Ekowisata

Hewan invertebrata ternyata memberikan dampak positif sehingga kerap kali menjadi daya tarik ekowisata. Contohnya pada ekosistem terumbu karang dengan berbagai karang di dalamnya.

Tidak hanya itu, beberapa Taman Nasional juga menawarkan kelimpahan spesies hewan tidak bertulang belakang yang unik.

4. Bertindak sebagai Obat

Siapa sangka, ternyata hewan invertebrata juga bermanfaat bagi kesehatan. Beberapa anggota hewan tidak bertulang ini bisa dijadikan sebagai obat. Meski beberapa juga menjadi parasit sehingga berakibat buruk bagi kesehatan manusia. Terutama dari kelompok Nemathelminthes dan Phylum Platyhelminthes.

Beberapa invertebrata juga berperan besar pada pembuatan senyawa bioaktif untuk obat-obatan. Hal ini bisa ditemukan pada anggata Porifera atau hewan berpori yang bersimbiosis dengan bakteri.

5. Membantu Penyerbukan Tanaman

Perlu diketahui bahwa hewan tidak bertulang juga memiliki manfaat bagi pertanian. Beberapa hewan dari kelompok ini membantu menyerbuki tanaman pertanian. Tindakan ini dilakukan oleh kupu-kupu, lebah, dan insecta lainnya.

6. Memproduksi Zat Bermanfaat Bagi Kehidupan

Lebah sebagai salah satu hewan invertebrata juga memiliki peran krusial. Organisme tersebut berperan sebagai produser madu yang dikenal akan nutrisinya yang tinggi.

Tidak hanya itu, ada pula ulat sutera yang dibudidayakan untuk diambil bagian kepompongnya. Nantinya, kepompong tersebut akan diambil benangnya menjadi benang sutera dengan harga tinggi.

Beberapa hewan tidak bertulang lainnya seperti cacing bahkan sengaja dibudidayakan. Tujuannya adalah sebagai bahan baku makanan, obat, dan kosmetik di beberapa negara.

Klasifikasi dan Contoh Hewan Invertebrata

Sebagai salah satu kelompok hewan, invertebrata diklasifikasikan menjadi enam filum. Mulai dari Porifera (hewan berpori), Vermes (cacing), Coelenterata (hewan berongga), Mollusca (hewan lunak), arthropoda (hewan berbuku-buku), dan Echinodermata (hewan berkulit duri).

1. Porifera

Porifera
Source: detik.com

Sesuai dengan namanya, kelompok hewan invertebrata ini seluruh permukaan tubuhnya memiliki pori-pori. Tampilannya secara fisik menyerupai spons dimana rangka tubuhnya berupa zat tanduk. Kebanyakan hewan berpori memiliki bentuk tubuh asimetris atau tidak beraturan.

Bentuk fisik dari Porifera umumnya seperti vas bunga, tabung, mangkuk, dan ada juga yang bercabang. Hewan tidak bertulang ini memiliki habitat asli di dalam air. Ada yang bereproduksi secara kawin maupun tidak kawin, biasanya dengan membentuk tunas.

Contoh kelompok hewan Porifera adalah Spongia dan Hippospongia yang bisa dimanfaatkan menjadi alat gosok dan spons mandi. Lalu, apa saja contoh hewan berpori yang cukup umum? Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Euspongia
  • Poterion
  • Scypha

2. Vermes

Vermes
Source: sciencebooth.com

Vermes merupakan hewan bertulang berupa cacing, yaitu hewan kecil yang bertubuh memanjang dan lunak. Hewan satu ini tidak memiliki kaki maupun rangka tubuh.

Bentuk tubuh vermes kebanyakan simetris bilateral, yaitu bisa dibagi menjadi bagian kiri dan kanan dalam ukuran yang sama. Kelompok hewan ini juga dibagi menjadi cacing berbentuk pipih, bulat panjang tidak bersegmen, dan bulat panjang beruas-ruas menyerupai cincin.

Cacing pipih disebut sebagai kelompok Platyhelminthes, contohnya cacing hati dan cacing pita. Ada pula Nemathelminthes atau cacing gilig, contohnya cacing kremi, cacing gelang, dan cacing tambang.

Sementara itu,  cacing yang memiliki bentuk bulat panjang dan memiliki banyak ruas disebut Annelida, yaitu cacing gelang. Kelompok hewan ini cukup mudah ditemui, misalnya cacing tanah, lintah, dan pacet.

3. Coelenterata

Coelenterata
Source: cerdika.com

Klasifikasi invertebrata berikutnya adalah Coelenterata. Pada dasarnya, hewan ini hidup di air karena didukung oleh sistem tubuhnya yang berongga. Bentuk tubuh hewan ini ada yang seperti medusa maupun polip.

Polip sendiri artinya tubuh yang berbentuk seperti tabung dan menempel pada habitatnya. Sedangkan tubuh berbentuk medusa artinya menyerupai lonceng atau payung. Tubuh tersebut juga dikelilingi tentakel yaitu organ berupa lengan-lengan yang melayang di air.

Fungsi tentakel pada hewan tidak bertulang ini yaitu untuk menangkap mangsa. Jika terdapat mangsa yang mendekati kemudian menempel pada tentakel maka sel mengandung racun akan keluar. Hingga akhirnya musuh akan menjadi dimangsa karena sudah terkena racun.

Adapun beberapa contoh hewan invertebrate  yang termasuk ke dalam kelompok Coelenterata, yaitu:

  • Hydra
  • Obelia
  • Anemin
  • Ubur-ubur

4. Arthropoda

Arthropoda
Source: bola.com

Pada dasarnya, kelompok hewan tidak bertulang ini juga memiliki ruas. Namun, tidak bisa disamakan dengan vermes karena terbagi atas kepala (caput), dada (toraks), dan perut (abdomen(.

Kebanyakan hewan jenis ini memiliki bentuk tubuh simetris bilateral dan memiliki zat kitin. Adapun zat tersebut berperan sebagai pelindung rangka terluar dari Arthropoda.

Hewan invertebrata yang memiliki banyak ruas ini juga sudah memiliki organ tubuh lengkap. Mulai dari sistem pernapasan, peredaran darah, pencernaan, saraf, dan reproduksi. Selain itu, indera-indera yang dimilikinya juga cukup peka terhadap bau dan sentuhan panas.

Perlu diketahui pula bahwa Arthropoda memiliki mata majemuk, yaitu mata berjumlah banyak. Bahkan sampai beribu-ribu dan berbentuk segi enam, biasanya dikenal sebagai faset. Adapun kelompok hewan satu ini juga merupakan filum terbesar dibanding lainnya, yaitu sebagai berikut.

  • Crustacea (udang-udangan), misalnya rajungan, udang, dan kepiting
  • Insecta (serangga), misalnya belalang, kepik, kutu, dan kumbang
  • Arachnoidea (laba-laba), misalnya laba-laba, kalajengking, dan caplak
  • Myriapoda (lipan), misalnya kaki seribu dan kelabang

5. Mollusca

Mollusca
Source: digitalatlasofancientlife.org

Kelompok hewan invertebrata berikutnya adalah Mollusca, yaitu hewan bertubuh lunak. Jenis hewan ini memiliki ciri khas berupa lendir dan terbungkus oleh pelapis yang disebut mantel. Biasanya hewan tidak bertulang ini memiliki cangkang yang didominasi zat kapur.

Keberadaan cangkang tersebut adalah sebagai pelindung tubuh dari cuaca ekstrem dan musuh. Hewan Mollusca mudah ditemui baik di darat, laut, air tawar, bahkan daerah panas maupun dingin.

Adapun hewan jenis ini juga sudah memiliki sistem pernapasan, pencernaan, ekskresi, saraf, reproduksi, otot, dan peredaran darah. Kelompok hewan invertebrata ini dibagi lagi menjadi beberapa kelas, yaitu:

  • Cephalopoda (siput)
  • Pelecypoda (kerang)
  • Gastropoda (cumi-cumi)

6. Echinodermata

Echinodermata
Source: britannica.com

Adapun yang dimaksud Echinodermata sendiri yaitu hewan berduri yang ternyata juga tidak bertulang belakang. Pada tubuhnya terdapat kulit yang terbuat dari lempengan kapur dan duri-duri kecil.

Biasanya kelompok hewan ini ada yang berbentuk bulat, pipih, bintang, bulat memanjang, bahkan ada pula yang seperti tumbuhan. Adapun contoh hewan invertebrata yang berduri ini adalah sebagai berikut:

  • Teripang
  • Landak laut
  • Bintang laut

Dengan memahami apa saja hewan invertebrata beserta klasifikasinya, hal ini bisa menambah pengetahuan tentang dunia hewan. Kelompok hewan ini juga memiliki bentuk tubuh beragam, namun kebanyakan simetris bilateral.

Anda mungkin juga menyukai

Tinggalkan Komentar