Home » Cara Memandikan Kucing yang Tepat dan Harus Diketahui

Cara Memandikan Kucing yang Tepat dan Harus Diketahui

oleh tukang konten
Cara Memandikan Kucing yang Tepat dan Harus Diketahui

Sebagai seorang pemilik kucing, cara memandikan kucing dengan tepat menjadi salah satu hal yang harus diketahui. Hal ini disebabkan karena memandikan kucing nyatanya tidak semudah seperti yang dibayangkan.

Ketika memandikannya, pemilik bisa saja terkena cakaran atau gigitan kucing karena biasanya kucing tidak suka air. Pada dasarnya, kucing memang dapat membersihkan dirinya sendiri. Tetapi sebagai pemilik, memandikannya dengan rutin menjadi hal wajib yang harus dilakukan.

Mengapa Kucing Harus Mandi?

Mengapa Kucing Harus Mandi
Source: catcareofvinings.com

Penting agar selalu memperhatikan kebersihan tubuhnya dengan rutin memandikan kucing. Lebih-lebih jika mengingat kucing aktif bermain di luar rumah serta garasi motor.

Tentu akan banyak kotoran yang tertempel di tubuhnya. Bila sudah demikian, memandikan hewan peliharaan dengan sampo yang tepat menjadi hal yang wajib dilakukan.

Bukan hanya menjaga kebersihan, rutin memandikan kucing menggunakan shampo khusus juga bisa menghindari gatal-gatal pada tubuhnya. Mengingat, terdapat risiko ditemukan kutu di kulit serta bulu kucing.

Persiapan Sebelum Memandikan Kucing

Sebelum kucing dimandikan, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan, seperti:

1. Tentukan Waktu Mandi Terlebih Dahulu

Tentukan Waktu Mandi Terlebih Dahulu
Source: pettable.com

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah menentukan waktu mandi yang tepat. Pastikan ketika waktu mandi, kucing berada dalam keadaan yang rileks, sehat, senang, atau memiliki mood yang baik.

Agar bisa membantu meningkatkan suasana hati kucing, beri makan serta snack, atau terlebih dahulu mengajaknya bermain sebelum memandikannya. Ketika kucing dalam mood yang buruk, kucing tidak akan senang diajak mandi dan mungkin akan memberontak.

2. Potong Kuku Kucing Dahulu

Potong Kuku Kucing Dahulu
Source: cartenztactical.com

Cakar atau kuku kucing menjadi pertahanan utama mereka. Ketika dimandikan, ada kemungkinan kucing merasa kurang nyaman sehingga mereka akan berusaha mencakar apa saja yang berada di sekitarnya, termasuk pemiliknya.

Oleh sebab itu, agar menghindari hal tersebut, sehari sebelum memandikannya lebih baik memotong kuku mereka terlebih dahulu. Gunakan gunting kuku khusus untuk kucing agar mencegah kuku kucing terlalu banyak dan melukai jari mereka.

Hal ini juga sangat penting dilakukan untuk keselamatan pemilik yang memandikan kucing agar tidak terkena cakaran.

3. Siapkan Peralatan Mandinya

Siapkan Peralatan Mandinya
Source: hepper.com

Memandikan kucing tentu tidak bisa langsung dilakukan. Pemilik harus memastikan bila peralatan mandinya sudah siap dengan baik. Hal tersebut dilakukan agar proses pemandian berjalan lebih mudah.

Beberapa hal yang harus disiapkan sebelum memandikannya seperti air hangat dengan suhu suam-suam kuku, kemudian baskom atau wadah yang menjadi tempat air, sampo kucing, gayung, handuk, kandang kucing, pengering rambut dan mainan kesayangannya.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Memandikan Kucing

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Memandikan Kucing
Source: newsweek.com

Cara memandikan kucing yang takut air sebenarnya tidak sesulit seperti yang dibayangkan. Asalkan sudah melakukan cara terbaik memandikannya tanpa, membuat kucing berontak dan takut, seperti berikut ini:

1. Hindari Terlalu Sering Memandikannya

Hindari memandikan kucing terlalu sering, memandikan kucing terlalu sering bisa merusak bulunya. Bahkan, dapat menimbulkan iritasi kulit. Mandikan kucing dengan perlahan sampai bersih.

2. Pilih Sampo atau Sabun dengan Tepat

Kucing mempunyai bulu berbeda-beda serta harus diperhatikan dengan baik saat memilih samponya. Gunakan sampo sesuai kebutuhan. Bila kucing peliharaan mempunyai bulu lebat, pilih sampo yang dapat melembutkan bulu.

Hindari menggunakan sampo manusia untuk memandikan kucing. Hal ini disebabkan karena kandungan zat kimia yang berada di dalam sampo manusia akan berbahaya jika tidak sengaja tertelan kucing. Selain itu, sampo manusia juga bisa mengiritasi tubuhnya.

3. Mandikan Kucing dengan Menggunakan Air Hangat

Mengapa memandikan kucing harus dilakukan dengan menggunakan air hangat? Baik memandikan kucing dewasa atau cara memandikan kucing kecil, air hangat lebih direkomendasikan.

Air hangat bisa membuatnya lebih nyaman dan tidak panik. Pemilik dapat memandikan kucing dengan ember besar yang berisi air hangat.

4. Bersihkan dengan Menyeluruh

Pembersihan kucing dengan menyeluruh merupakan hal yang sangat penting sehingga kucing akan bersih, bahkan sampai di celah tubuhnya. Perhatikan kebersihan telinga dan kaki dengan menggunakan tangan basah atau cotton bud.

5. Keringkan Kucing Sesudah Dimandikan

Setelah kucing selesai dimandikan, gunakan handuk kering atau mengeringkannya di bawah sinar matahari. Pastikan tubuh kucing sudah kering sempurna. Pengeringan juga bisa dilakukan dengan menggunakan hair dryer.

Cara Memandikan Kucing yang Tepat

Cara Memandikan Kucing yang Tepat
Source: petkeen.com

Setelah melakukan persiapan sebelum memandikan kucing, sekarang sudah saatnya untuk memandikannya. Berikut cara memandikannya dengan tepat, antara lain:

1. Bawa ke Tempat Mandi

Cara memandikan kucing agar tidak berontak yang pertama adalah segera bawa ke tempat mandi contohnya ke kamar mandi atau ke wastafel. Kemudian, posisikan kucing di tempat tersebut secara perlahan.

Pegang bagian tengkuk menggunakan satu tangan. Cara ini dilakukan agar mencegah kucing berontak atau kabur. Bila kucing tidak mau dimandikan, maka dapat memberikan mainan kesukaan ketika ia sedang mandi.

Jika memungkinkan, minta pertolongan anggota keluarga agar memegangi kucing ketika dimandikan sehingga langkah memandikannya bisa dilakukan dengan bebas.

2. Basahi Seluruh Tubuhnya

Bila kucing sudah merasa nyaman, secara perlahan mulai basahi tubuh kucing mulai dari bagian leher sampai ke ekornya menggunakan air hangat dengan perlahan sampai semua bulunya basah. Hindari menyiram dan menyemprotkan air di area wajah kucing karena bisa membuatnya marah dan kaget.

3. Mulai Berikan Sampo

Jika tubuh serta bulu kucing sudah benar-benar basah oleh air, tuang sedikit demi sedikit sampo ke area tubuh kucing. Lanjutkan dengan menggosoknya secara perlahan dari mulai leher, perut, ekor sampai kakinya dengan perlahan.

4. Bilas Tubuh Sampai Bersih

Setelah semua area tubuh kucing selesai diberi sampo, pembilasan bisa mulai dilakukan. Lakukan pembilasan dengan menggunakan air hangat. Selain itu, pastikan membilas sampai semua sampo di tubuh kucing sudah benar-benar bersih.

Jika pembersihan tidak dilakukan dengan baik, sampo yang tertinggal di kulitnya bisa menyebabkan kotoran tertempel di tubuh serta berisiko mengiritasi kulitnya.

5. Bersihkan Area Wajah

Setelah bagian tubuh selesai dibersihkan, berikutnya adalah pembersihan area wajah kucing. Pembersihan area wajah dapat dilakukan dengan menggunakan kain lap basah. Hati-hati ketika pembersihan dilakukan sekitar mata serta telinga.

Mata dan telinga merupakan daerah yang sensitif untuk kucing. Jika kotoran di wajah kucing sukar dibersihkan dengan menggunakan air, tambahkan 1 hingga 2 tetes sampo di kain lap basah sehingga bisa membersihkan kotoran.

6. Keringkan Tubuhnya

Dalam cara memandikan kucing yang tepat, proses pengeringan menjadi hal yang harus diperhatikan dengan baik. Sesudah kucing dimandikan, pengeringan bisa dilakukan dengan menggunakan handuk lembut sehingga air tidak menetes dari bulu.

Setelah pengeringan menggunakan handuk, masukkan kucing ke dalam kandang serta tempatkan kucing di ruangan yang hangat atau di bawah sinar matahari. Setelah bulunya benar-benar kering, baru keluarkan kucing dari kandang.

Usap lembut kucing serta beri makanan yang disukainya sebagai hadiah sehingga kucing akan kembali senang dan rileks. Jika kucing terkena infeksi kutu, lakukan pembersihan bulu-bulu menggunakan sisir serit sesudah dimandikan.

Seberapa Sering Kucing Harus Mandi?

Seberapa Sering Kucing Harus Mandi
Source: pethelpful.com

Sebagai pemilik, bukan hanya pengetahuan mengenai cara memandikan kucing saja yang harus dimiliki. Tetapi, pengetahuan seperti intensitas memandikan kucing juga harus diketahui. Sering atau tidaknya kucing mandi bergantung dari berbagai hal di bawah ini, seperti:

  • Lingkungan kucing sering menghabiskan waktu. Kucing yang menghabiskan waktu di luar ruangan harus mandi lebih sering bila dibandingkan dengan kucing yang ada di dalam ruangan. Kucing yang berada di luar ruangan bisa dimandikan 4 minggu sekali.
  • Panjang serta jenis bulu. Kucing yang memiliki bulu lebih panjang memerlukan lebih banyak perawatan jika dibandingkan dengan kucing yang memiliki bulu pendek.
  • Perawatan diri sendiri. Kucing yang tidak dapat merawat diri sendiri dengan efisien, tentu saja harus dimandikan dengan teratur. Bukan hanya itu, kucing yang kelebihan berat badan juga harus dimandikan lebih sering karena sulit menjangkau semua area tubuhnya.
  • Tingkat aktivitas. Seperti yang kita ketahui, kucing adalah hewan yang aktif. Tetapi, untuk kucing yang sangat aktif, bisa dimandikan lebih sering.
  • Memiliki masalah kesehatan. Kucing dengan masalah kesehatan seperti iritasi kulit, kutu, serta tinja yang encer harus dimandikan lebih sering.

Pada dasarnya, kucing bisa dimandikan 4 hingga 6 minggu sekali. Hindari memandikan kucing lebih sering dari rentang waktu tersebut karena dapat membuat bulunya menjadi rontok.

Bagaimana Cara Memilih Shampo Kucing?

Bagaimana Cara Memilih Shampo Kucing
Source: newsweel.com

Tidak hanya mengetahui cara memandikan kucing dengan tepat, pemilihan shampo juga harus diperhatikan. Dengan shampo yang tepat, bulu-bulu kucing bisa lebih sehat, bahkan terhindar dari serangan kutu dan bakteri yang menyebabkan penyakit.

Pemilihan shampo kucing tidak boleh dilakukan dengan sembarangan serta sesuai dengan kebutuhannya. Biasanya, salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh pemilik hewan peliharaan adalah memilih shampo manusia untuk memandikannya.

Padahal, sampo manusia memiliki kandungan zat kimia yang tidak cocok untuk bulu kucing. Sebenarnya, mengapa harus memilih shampo khusus serta aman untuk kucing? Hal ini disebabkan karena kucing dan bulu-bulunya mempunyai keunikannya tersendiri. 

Beda dengan kulit manusia. Umumnya, kulit kucing jauh lebih halus, tipis serta sangat sensitif. Bila menggunakan sampo manusia, kandungannya mungkin kurang cocok dan bisa melukai bulunya.

Bukan hanya itu, kucing mempunyai kebiasaan seperti menjilati diri mereka sendiri, walaupun sudah mandi.

Cara Memilih Sampo Kucing

Saat pemilik menggunakan sampo yang mengandung zat kimia dan tertinggal di bulunya, ketika kucing menjilati tubuh, zat tersebut dapat tertelan serta berisiko menyebabkan masalah kesehatan di kucing peliharaan.

  • Di pasaran ada begitu banyak produk yang didesain khusus untuk kucing seperti makanan, vitamin hingga susu khusus. Produk inilah yang disarankan digunakan ketika memandikannya. 
  • Salah satu kriteria sampo yang tepat ialah sampo yang tidak meninggalkan masalah ketika kucing menggunakannya, contohnya seperti menyebabkan iritasi.
  • Selain itu, penting memilih sampo yang mempunyai pH yang seimbang dan kandungan lain yang diperlukan untuk merawat bulunya. Informasi seperti kandungan sampo dapat ditemukan di kemasan produk.
  • Bila dari segi formula, sampo yang baik mempunyai formula lembut serta tidak merusak bulu mereka. 
  • Sampo juga harus bebas dari berbagai bahan yang bisa memicu iritasi dan baik bagi perawatan bulunya.
  • Dapat memilih produk sampo yang membuat kucing menjadi lebih rileks ketika mandi. Sehingga, kebersihan tubuh kucing bisa terjaga serta menghindarkan kucing dari serangan stres.

Cara memandikan kucing tidak sesulit seperti yang dibayangkan serta dapat diterapkan di rumah, bukan? Tetapi, jika memang masih sulit memandikan kucing sendiri, maka dapat memanggil jasa grooming.

Anda mungkin juga menyukai

Tinggalkan Komentar