Home » 10 Jenis Burung Hias yang Populer di Indonesia, Suara Merdu!

10 Jenis Burung Hias yang Populer di Indonesia, Suara Merdu!

oleh tukang konten
Jenis Burung Hias yang Populer di Indonesia

Jenis burung hias yang ada di Indonesia memiliki corak tubuh dan juga karakteristik berbeda-beda. Itulah keunikan dari dari burung jenis hias tersebut, yang juga merupakan hewan peliharaan yang banyak diminati.

Para pecinta burung biasanya menyukai burung jenis hias yang mempunyai kicauan yang merdu. Setiap pemilik burung juga terhibur dengan kicauannya, tak heran jika burung tersebut memiliki harga yang tinggi.

Ragam Burung Hias yang Ada di Indonesia

Banyaknya keunikan yang dimiliki oleh burung jenis hias, membuat banyak orang tertarik untuk memeliharanya. Inilah jenis-jenis burung hias yang ada di Indonesia dan sering dipelihara oleh para pecinta burung:

1. Burung Kacer

Burung Kacer
Source: review.bukalapak.com

Burung kacer adalah burung jenis hias yang juga termasuk burung kicau yang paling sering diikutsertakan dalam perlombaan atau kontes. Burung kacer terkenal dengan kicaunya, perilaku, dan juga penampilannya.

Biasanya burung kacer tinggal di wilayah dataran rendah dengan ketinggian yang mencapai 1000 mdpl. Biasanya kacer akan bersarang di ceruk yang ada pada dinding atau di lubang pohon.

Burung kacer atau yang juga sering disebut dengan kucica kampung adalah jenis burung yang banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara dan Selatan. Warna bulunya hitam dengan warna ekor putih dan panjang.

Ekornya akan terangkat ke atas apabila bertengger atau sedang melompat di tanah. Makanan dari burung kacer adalah invertebrata atau serangga. Walaupun jenis pemakan serangga tetapi juga bisa memakan nektar, lintah, ikan, reptil, kelabang.

2. Burung Cucak Rowo

Burung Cucak Rowo
Source: asaljeplak.my.id

Burung cucak rowo atau yang juga disebut cucak rawa adalah burung hias yang juga sekaligus burung kicau. Spesies ini juga masuk ke dalam suku Pycnonotidae yang memiliki nama ilmiah Pycnonotus zeylanicus.

Burung ini juga menyebar di wilayah dataran rendah serta perbukitan yang ada di wilayah Sumatera termasuk juga Nias, Jawa Barat, Semenanjung Malaya, dan Kalimantan.

Seperti namanya, cucak rowo biasa ditemukan di area rawa-rawa sekitar sungai, paya-paya, dan di tepi hutan. Burung tersebut sering bersembunyi di balik daun-daun pohon, dan hanya terdengar suara kicauannya saja yang sangat khas.

Siulannya juga jelas, jernih, dan memiliki irama baku yang merdu. Pada alam bebas, cucak rowo akan memangsa siput air, beraneka macam serangga, dan buah-buahan yang lunak.

3. Burung Hias Cucak Ijo

Burung Cucak Ijo
Source: rimbakita.com

Burung cucak ijo sering disebut juga dengan nama cica daun besar. Cucak ijo ini sebenarnya tidak termasuk ke dalam burung cucak-cucakan tetapi burung ini termasuk jenis murai.

Cica daun besar memiliki ukuran tubuh yang sedang dan juga panjang tubuh total yang mencapai 22 cm yang diukur dari bagian ujung paruhnya sampai ujung ekornya. Burung yang satu ini akan hidup di puncak pohon tinggi pada hutan sekunder, primer, dan bakau.

Cucak ijo lebih suka tempat-tempat seperti tajuk pohon yang memiliki daun lebat dan sering ditemukan sendirian saja, atau secara berkelompok campuran dan berpasangan.

Cica daun besar ini banyak ditemukan di wilayah Sumatera, Semenanjung Malaya, Jawa, Kalimantan yang termasuk Pulau Natuna, dan juga Bali.

4. Burung Murai Batu

Burung Murai Batu
Source: petpintar.com

Burung hias berikutnya yang juga populer di Indonesia adalah burung murai batu atau yang sering disebut kucica hutan yang masuk ke dalam kategori burung cacing atau famili Muscicapidae.

Burung murai batu tersebar di wilayah Semenanjung Malaysia, Sumatera, dan Pulau Jawa. Hampir seluruh bagian tubuh dari murai batu berwarna hitam. Tapi untuk badan bagian bawahnya berwarna merah cerah atau ada juga yang berwarna jingga kusam.

Ada sedikit warna semburat biru di bagian kepala murai batu. Ekornya panjang saat ditegakkan baik ketika sedang berkicau atau saat sedang terkejut. Ukuran tubuhnya sekitar 14-17 cm saja.

Pada habitatnya yang asli kucica hutan biasanya akan memilih hutan sekunder atau hutan alam yang rapat.

5. Burung Jalak Suren

Burung Jalak Suren
Source: pinterest.com

Spesies jalak yang banyak ditemukan di wilayah India serta Asia Tenggara adalah burung jalak suren. Burung ini biasanya hidup di wilayah dataran rendah atau di lembah-lembah.

Memiliki kicauan yang indah, burung jalak suren juga menjadi burung pengicau yang banyak dipelihara. Selain itu, jalak suren juga bisa meniru suara burung lainnya bahkan suara manusia.

Pada habitat aslinya biasanya burung ini akan memakan makanan-makanan yang berada di atas tanah. Jalak suren juga akan mencari makan ke sawah/ladang, tanah terbuka, dan di area padang rumput.

Biasanya jalak suren akan mencari makanan berupa buah-buahan, telur serangga, cacing tanah, biji-bijian, serangga, kupu-kupu, dan juga mollusca.

6. Burung Anis Kembang

Burung Anis Kembang
Source: mongabay.co.id

Masih ada lagi jenis burung hias berikutnya yang juga banyak dipelihara, yaitu burung anis kembang. Burung jenis hias ini biasanya hidup di hutan-hutan yang ada di Asia Tenggara.

Burung anis kembang juga termasuk ke dalam spesies burung penyanyi yang ada di dalam familia turdidae. Selain itu anis kembang juga termasuk jenis burung yang sifatnya monomorfik.

Ukuran tubuh anis kembang kecil dan memiliki panjang tubuh antara 16-18 cm, dengan tampilan fisik jantan/betina yang hampir sama. Tapi masih bisa dibedakan dengan melihat cara berdirinya, bentuk mata dan kelopaknya, dan dari bulunya.

Harga dari burung anis kembang ini biasanya dilihat dari kualitas suara atau kicauannya.

7. Burung Merbah Cerukcuk

Burung Merbah Cerukcuk
Source: rimbakita.com

Ada banyak jenis burung hias murah saat ini dipasaran, dan burung jenis hias berikutnya adalah burung merbah cerukcuk yang berasal dari suku Pycnonotidae. Orang Sunda biasa menyebut burung ini dengan sebutan jogjog.

Namun, orang Jawa menyebut burung merbah cerukcuk dengan sebutan cerocokan atau terucuk yang mengikuti bunyi suara yang khas. Ukuran tubuh dari burung merbah adalah sekitar 20 cm.

Burung yang satu ini memiliki corak pada punggungnya dan bagian ekornya memiliki warna coklat kelabu yang gelap. Untuk corak yang terdapat pada bagian tenggorokannya, perut dan dada memiliki warna yang cenderung kusam.

8. Burung Anis Merah

Burung Anis Merah
Source: hewany.com

Burung anis merah adalah jenis burung kicau yang terkenal di kalangan para penyuka burung. Anis merah termasuk ke dalam keluarga Genus Geokichla dan juga Turdidae. Burung ini memiliki ukuran tubuh sekitar 20-23 cm dan bobot tubuhnya 47-67 gr.

Anis merah banyak ditemukan di sejumlah daerah seperti Asia Tenggara dan Sub-benua India, yang lahannya basah serta berakar.

9. Burung Perkutut

Burung Perkutut
Source: petpintar.com

Burung perkutut atau merbuk merupakan jenis burung yang ukuran tubuhnya kecil dengan warna abu-abu. Burung perkutut memiliki suara yang indah sehingga banyak dipelihara oleh para pecinta burung.

Dalam tradisi yang ada di Indonesia khususnya di daerah Jawa, burung ini sangat diminati dan terkenal. Bahkan dibandingkan dengan hewan peliharaan atau jenis burung lainnya, burung perkutut lebih dimuliakan.

Burung perkutut juga masih memiliki kerabat dekat dengan burung puter, tekukur, dan juga merpati.

10. Burung Cendet

Burung Cendet
Source: lingkarmadiun.pikiran-rakyat.com

Burung jenis hias selanjutnya adalah burung cendet yang mempunyai suara merdu. Kicauannya sangat keras dan memiliki bulu kombinasi pada tubuh yang sangat indah. Tak heran jika burung hias yang satu ini adalah burung yang paling banyak dicari.

Ciri fisik dari burung tersebut adalah bagian kepala dan juga paruhnya berwarna hitam pekat sehingga tampilannya sangat sangar. Sedangkan untuk bagian lehernya berwarna putih dengan tubuh yang berwarna coklat.

Jenis-Jenis Burung Kicau

Jenis-jenis Burung Kicau
Source: hewanesia.com

Sebagian burung hias juga termasuk ke dalam burung kicau. Namun untuk memelihara burung, burung kicau juga bisa menjadi pilihan karena bisa mengeluarkan suara yang unik dan juga merdu. Berikut ini jenis burung jenis hias yang juga termasuk burung kicau dan bisa dipelihara:

1. Murai Batu

Tak hanya menjadi burung jenis hias, murai batu juga dikategorikan sebagai burung kicau. Bahkan, burung ini menjadi primadona diantara jenis-jenis burung yang ada. Burung ini memiliki kicau yang sangat merdu dan mampu menirukan suara dari jenis burung yang lainnya.

2. Cucak Rowo

Burung jenis hias yang juga masuk ke dalam jenis burung kicau berikutnya adalah burung cucak rowo. Burung ini tentu sudah tidak asing lagi bagi pecinta burung kicau di Indonesia. Dikenal memiliki suara yang jernih, keras, dan ulung dibandingkan dengan jenis burung lain.

Harga dari burung cucak rowo ini cukup mahal karena proses perawatan dari burung tersebut cukup sulit, penangkarannya pun terbilang sulit.

3. Cendet

Burung kicau yang satu ini memiliki banyak sebutan seperti cender, pentet, plentet, sampai betet toet. Tak hanya memiliki suara yang merdu dan keras tetapi tampilan dari burung cendet ini juga elegan dan menawan.

Sehingga banyak orang yang memelihara burung ini karena kicauannya yang merdu dan bersuara keras.

4. Anis Merah

Burung anis merah sering disebut sebagai burung yang statusnya adalah kuda hitam. Anis merah juga dikenal oleh para pecinta burung karena memiliki suara kicau yang merdu, bahkan mampu menyaingi jenis burung yang lainnya.

Tak heran juga jika burung anis merah dihargai cukup tinggi di pasaran saat ini.

5. Kacer

Ciri fisik dari burung kacer adalah memiliki warna bulu yang hitam pekat sekaligus eksotis. Burung kacer juga memiliki suara yang sangat merdu dan mampu menirukan berbagai jenis suara yang ada di sekitarnya.

Burung kacer banyak dipelihara oleh para penggemar burung karena kemampuannya yang bisa menirukan berbagai suara tersebut.

6. Pleci

Memiliki tampilan yang unik karena ada bulatan putih di kedua matanya yang mirip dengan kaca mata adalah burung pleci. Itulah sebabnya burung pleci sering disebut dengan burung kaca mata.

Walaupun tubuhnya kecil mungil tetapi suaranya sangat merdu. Awalnya tak banyak orang yang tahu mengenai burung pleci ini. Namun setelah diikutsertakan dalam kontes burung, pleci menjadi artis pendatang baru di dunia burung yang layak untuk diperhitungkan.

Apabila burung pleci yang dipelihara sering mendapat juara di berbagai perlombaan maka harganya bisa melonjak tinggi.

7. Gelatik

Burung gelatik juga bukan burung yang asing di dunia burung bagi para pecinta hewan ini. Burung ini memiliki suara yang melengking dan khas dan bersuara keras.

Walaupun kemerduannya tidak seperti burung kicau lainnya, tapi gelatik bisa menjadi alternatif yang tepat sebagai burung peliharaan.

Banyaknya jenis burung hias di Indonesia yang juga populer saat ini, membuat harganya bervariasi. Biasanya harganya bergantung pada keunggulan, apakah memiliki ciri fisik yang bagus atau memiliki kicau yang merdu.

Anda mungkin juga menyukai

Tinggalkan Komentar